Mendag: Harga Beras Sudah Sesuai HET

"Selain memantau harga beras, Enggar juga memantai harga gula pasir dan terpantau di bawah HET yaitu dijual dengan Rp12.000 kiligram. Sedangkan untuk HET gula Rp12.500 per kilogram."

Mendag: Harga Beras Sudah Sesuai HET


Telegraf, Jakarta – Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, mengatakan setelah dilakukan pantauan di dua pasar yang berada di Kota Cirebon, Jawa Barat, harga beras sudah dijual dengan harga eceran tertinggi (HET).

“Dari pantauan di Pasar Kramat dan Pasar Kanoman, (Kota Cirebon) beras medium dijual dengan harga Rp9.000 per kilogram atau telah mengikuti ketentuan harga eceran tertinggi (HET),” kata Enggar di Cirebon, Selasa (29/05/18).

Enggar mengatakan Pemerintah bahkan berupaya menjaga harga beras medium agar berada dikisaran Rp8.900 per kilogran, agar bisa terjangkau lagi oleh masyarakat.

Sementara itu, untuk harga beras premium berbagai merek terpantau stabil, dengan harga jual berkisar Rp11.000 sampai 12.000 per kilogram.

Melalui Permendag Nomor 57/M-DAG/PER/8/2017 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Beras, beras medium diatur untuk dijual dengan batasan harga setinggi-tingginya pada Rp9.450 per kilogram.

Dan beras premium juga diatur pada batasan Rp12.800 per kilogran untuk wilayah Jawa, Lampung, dan Sumatra Selatan.

“Tidak ada masalah jika dijual di bawah HET,” katanya.

Selain memantau harga beras, Enggar juga memantai harga gula pasir dan terpantau di bawah HET yaitu dijual dengan Rp12.000 kiligram. Sedangkan untuk HET gula Rp12.500 per kilogram.

Begitu juga Minyak goreng terpantau stabil pada Rp11.000 per kilogram. “Dan dipastikan harga kebutuhan pokok semua aman begitupun dengan stoknya,” terangnya. (Red)


Photo Credit : Pekerja merapikan beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Jakarta, Senin (30/11). Para pedagang beras di pasar tersebut mengatakan pasokan beras medium atau kualitas III atau beras IR 64 mulai berkurang, kondisi yang sudah terjadi beberapa bulan ini menyebabkan harga beras medium naik sampai di atas Rp 9.000 per kg dari tingkat normal di Rp 8.200-8.300 per kg. ANTARA/Rivan Awal Lingga

KBI Telegraf

close