Memo Demokrat Untuk Skandal Rusia dan Trump

"Presiden Trump memiliki lima untuk membahas hasil kesepakatan Komite Intelijen yang meminta memo yang ditulis Partao Drmokrat harus dipublikasikan,"

Memo Demokrat Untuk Skandal Rusia dan Trump

Telegraf, Washington – Memo fraksi Partai Demokrat mengenai hasil penyelidikan FBI terhadap dugaan keterlibatan Rusia dalam pencalonan Donald Trump saat Pemilihan Presisen Amerika Serikat (Pilpres AS) 2016, akan dipublikasikan.

Keputusan itu, disepakati Komite Intelijen Senat AS melalui mekanisme pemungutan suara yang berlangsung Senin (05/02/2018). Dengan keputusan tersebut, Gedung Putih wajib mempublikasikan memo yang dibuat fraksi Demokrat terkait penyelidikan dugaan kasus keterlibatan Rusia dalam kampanye pencalonan Trump sebagai presiden AS.

Sebelumnya, Gedung Putih atas persetujuan Presiden Trump, hanya merilis memo yang dibuat fraksi Partai Republik mengenai hasil penyelidikan FBI terkait kasus tersebut. Dalam memo itu, Partai Republik menilai FBI dan Departemen Kehakiman (Department of Justice/DOJ), telah menyalahgunakan kekuasaan dalam menyelidiki dugaan keterlibatan Rusia dengan kampanye Trump.

Disebutkan, memo yang dibuat fraksi Demokrat di Komite Intelijen melemahkan tuduhan penyalahgunaan kekuasaan oleh FBI dan DOJ sebagaimana dituduhkan Presiden Trump dan fraksi Partai Republik.

“Presiden Trump memiliki lima untuk membahas hasil kesepakatan Komite Intelijen yang meminta memo yang ditulis Partao Drmokrat harus dipublikasikan,” bunyi pernyataan Komite Intelijen Senat AS, di Washington.

Dalam memonya, Partai Demokrat menilai Trump dan sekutunya mencoba untuk mendiskreditkan FBI, terutama menyasar Robert Mueller yang memimpin penyelidikan campur tangan Rusia dalam kampanye Trump pada Pilpres 2016. Pihak Gedung Putih mengatakan akan segera melanjutkan proses untuk merilis memo dari Partai Demokrat.

Didukung
Kesepakatan untuk mempublikasikan memo dari fraksi Partai Demokrat didukung oleh fraksi Partai Republik saat dibahas dalam rapat Komisi Intelijen, Senin.

Anggota parlemen dari Partai Republik, Tom Rooney, mengatakan Schiff memo hanya akan semakin memperkeruh investigasi seputar keterlibatan Rusia dengan Trump. Namun dia setuju memo iti dipublikasikan agar diketahui publik.

“Saya kira kita harus membiarkan orang melihatnya (memo Demokrat) dan memutuskan untuk diri mereka sendiri,” kata Rooney.

Dia menegaskan, sangat berharap Presiden Trump akan mendukung publikasi memo Demokrat sebagaimana yang dilakukannya untuk memo Republik terkait penyelidikan FBI untuk kasus yang menyeretnya.

“Saya harap presiden bersikap adil dan tidak perlu melakukan apapun untuk menyunting memo tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, Partai Demokrat mendesak Gedung Putih merilis memo mereka terkait penyelidikan FBI terhadap dugaan keterlibatan Rusia dalam kampanye Trump. Desakan tersebut kemudian diproses melalui pemungutan suara di Komite Intelijen Senat AS. (Red)


Photo Credit : Memo fraksi Partai Demokrat mengenai hasil penyelidikan FBI terhadap dugaan keterlibatan Rusia dalam pencalonan Donald Trump saat Pemilihan Presisen Amerika Serikat (Pilpres AS) 2016, akan dipublikasikan. Getty Images

KBI Telegraf