Melalui IPEX 2020 BTN Targetkan 2 Juta Visitor

"Untuk relaksasi dan regulasi yang dianjurkan dalam sektor pelayanan sangat kami dukung tetapi tidak dalam kualitas rumah. Karena sayang itu ingin keras di kualitas perumahan dan juga pengembang karena ini satu satunya cara saya melindungi konsumen,"

Melalui IPEX 2020 BTN Targetkan 2 Juta Visitor


Telegraf – Indonesia Property Expo (IPEX) 2020 dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Bank BTN) kembali digelar, walaupun di masa pandemi Covid-19 dan melalui virtual BTN targetkan 2 juta visitor.

Rangkaian IPEX 2020 juga merupakan rangkaian dalam rangka Hari Perumahan Nasional yang akan jatuh pada tanggal 24 Agustus mendatang serta moment yang pas dimana pada bulan Juni lalu semenjak Pembatasan Bersekala Besar (PSBB) di longgarlan permintaan perumahan subsidi merangkak naik bahkan mencapai 75 persen hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama Bank BTN, Pahala Nugraha Mansury dalam penluncuran IPEX virtual, di Kantornya Jakarta, Sabtu (22/8).

“Setelah di longgarkannya PSBB di Juni lalu, permintaan atas perumahan khususnya untuk perumahan bersubsidi permintaanya sudah mulai naik dibanding bulan sebelimnya, meningkat kurang lebih 75 persen sementara untuk perumahan non subsidi peningkatannya sekitar 30 persen,” ungkap Pahala.

Pahala berharap dengan expo ini bisa membangkitkan perekonomian Indonesia, karena dari peningkatan sektor properti khususnya perumahan akan melibatkan sektor industri lain yang akan ikut bergerak. “Kami berharap jika sektor perumahan kembali naik yang terkait sekitar 170 sektor lain bisa ikut andil menjadi salah satu sektor yang mengerakkan kembali perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Meteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basuki Hadimuljono yang turut hadir dalam pembukaan IPEX mengatakan walaupun masih dalam situasi yang banyak tantangan harus terus bersama sama meningkatkan induatri properti khususnya perumahan untuk Bank BTN. Tidak hanya saat ini tetapi untuk induatri perumahan kedepan. “Saya hadir untuk menunjukan kami selalu bersama BTN untuk terus meningkatkan industri perumahan kedepan,” kata Basuki.

Terkait relaksasi dan regulasi yang diberikan Menteri PUPR sangat menyetujui tetapi hanya di sektor pelayanan, tidak di sektor kualitas baik kualitas perumahan maupun kualitas pengembang.

“Untuk relaksasi dan regulasi yang dianjurkan dalam sektor pelayanan sangat kami dukung tetapi tidak dalam kualitas rumah. Karena sayang itu ingin keras di kualitas perumahan dan juga pengembang karena ini satu satunya cara saya melindungi konsumen,” ungkap Basuki.

Pahala menambahkan Yang membuat berbeda pada IPEX kali ini adalah pameran ini dikemas dalam platform digital berkonsep virtual 4D. Artinya, IPEX tidak dilakukan di ruang pamer, namun pengunjung cukup berselancar di website khusus IPEX yaitu ipex.btnproperti.co.id.

IPEX Virtual 4D ini didukung oleh lebih dari 200 Pengembang perumahan baik non subsidi maupun subsidi, yang menawarkan lebih dari 500 proyek perumahan, baik rumah tapak maupun apartemen di wilayah Jabodetabek dan sejumlah provinsi di Indonesia diantaranya Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat. (AK)


Photo Credit: Meteri Pelerjaan Umum dan Peeumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basuki Hadimuljono (berbatik biru) didampingi Direktur Utama Bank BTN, Pahala Nugraha Mansury (berbaju putih) dalam penluncuran IPEX virtual, di Jakarta, Sabtu (22/8). FILE/DOK/IST. Photo

 

Atti K.

close