Mayoritas Warga Jakarta Masih Pilih Ahok

"Lembaga survey yang selama ini dikenal kredibel ini juga melakukan jajak pendapat tentang pandangan warga Jakarta terhadap manajemen kepemimpinan Ahok dalam memimpin jajaran birokrasi Pemprov Jakarta. Jawabannya, sebanyak 68,3 persen responden dalam survei itu mengaku puas terhadap kinerja Pemprov DKI Jakarta."

Mayoritas Warga Jakarta Masih Pilih Ahok


Jakarta, Telegraf,- Mayoritas warga Jakarta masih memilih dan percaya dengan pasangan calon Gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat untuk kembali memimpin Jakarta. Pilihan itu terbaca dari hasil jajak pendapat yang dilakukan lembaga survei, Populi Center terhadap tiga pasangan cagub-cawagub DKI 2017.

Hasilnya, elektabilitas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menempati posisi tertinggi.

“Hasilnya, elektabilitas top of mind Ahok berada di peringkat pertama dengan 35,8 persen pada bulan Januari 2017. Elektabilitas Ahok meningkat, pada bulan Desember 2016 lalu elektabilitas calon nomor urut 2 ini sebesar 33 persen,” kata Direktur Populi Center Usep Saiful Ahyar di Jakarta, Minggu (22/1/2017).

Survei dilakukan pascadebat perdana KPU DKI, yakni pada 14 Januari hingga 19 Januari 2017 dengan melibatkan 600 responden di enam wilayah DKI. Metode jajak pendapat digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error 4 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei ini dibiayai menggunakan kas internal Yayasan Populi Indonesia.

Sementara itu, elektabilitas Anies Baswedan berada di posisi kedua dengan 28,5 persen. Anies juga mengalami peningkatan elektabilitas di mana pada bulan Desember lalu berada di angka 24,8 persen.

Penurunan elektabilitas dialami oleh calon gubernur nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono. Elektabilitasnya pada Januari 2017 sebesar 22 persen, menurun dari 28,3 persen, yang menjadi titik tertingginya di bulan Desember tahun lalu.

Populi Center juga menampilkan survei popularitas enam tokoh cagub-cawagub DKI pascadebat. Hasilnya, Ahok unggul dengan angka 98,8 persen. Namun angka tersebut turun jika dibandingkan pada Desember 2016 sebesar 99,7 persen.

Tingkat popularitas kedua ditempati oleh Agus Yudhoyono dengan angka 97,8 persen. Sedangkan Anies Baswedan mendapat peningkatan persentase popularitas menjadi 96 persen, dari sebelumnya 92,5 persen pada Desember 2016.

Lembaga survey yang selama ini dikenal kredibel ini juga melakukan jajak pendapat tentang pandangan warga Jakarta terhadap manajemen kepemimpinan Ahok dalam memimpin jajaran birokrasi Pemprov Jakarta. Jawabannya, sebanyak 68,3 persen responden dalam survei itu mengaku puas terhadap kinerja Pemprov DKI Jakarta.

Baca Juga :   Poros Tengah Koalisi Partai Islam, Pragmatis Syarat Kepentingan

Sementara itu, responden yang tidak puas terhadap kinerja Pemprov DKI Jakarta hanya sebanyak 29,7 persen dan yang sangat tidak puas sebanyak 1,2 persen.

Sisanya, sebanyak 0,8 persen, tidak memberikan jawaban.

Peneliti Populi Center Nona Evita mengatakan, kepuasan responden terhadap Pemprov DKI Jakarta menurun dibandingkan kepuasaan saat survei sebelum-sebelumnya. Karena ada lima permasalahan di Jakarta yang harus segera diselesaikan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Permasalahan yang pertama yakni kemacetan yang dinilai oleh 26,7 persen responden harus segera diselesaikan.

Kemudian, 20,5 persen responden menilai permasalahan yang harus segera diselesaikan yakni tingginya harga bahan pokok.

Sementara itu, permasalahan lain yang dinilai harus segera diselesaikan yakni pengangguran (15 persen), biaya pendidikan dasar (7,8 persen), dan biaya berobat atau kesehatan (7,5 persen).

Peta elektabilitas pasangan cagub-cawagub DKI pada Januari 2017 sebagai berikut:

Pasangan nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni: 25%
Pasangan nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat: 36,7%
Pasangan nomor urut 3, Anies Baswedan-Sandiaga Uno: 28,5%


Edo W.

close