Masa Tenang, Ganjar Makan Malam Bareng Warga di Semarang

Oleh : Didik Fitrianto

Telegraf – Di masa tenang, Ganjar Pranowo makan malam bersama Cak Lontong di Resto Sego Bancakan Pawone Simbah di kawasan Kota Lama Semarang, Senin (12/02/2024). Eh, malah diserbu warga dan anak muda yang ingin ngobrol bareng dan sampaikan keluh kesah.

Kedatangan Ganjar membuat banyak warga yang berada di lokasi kaget. Ia tidak mengira jika mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu santap malam di resto yang menyajikan masakan desa itu.

Ganjar pun langsung mengambil menu prasmanan nasi liwet, lele mangut, dan petai. Kemudian duduk satu meja dengan Cak Lontong. Kontan, pelanggan yang lain pun mendekat, memilih mencari meja dekat dengan Ganjar.

Usai santap makan malam, tanpa direncanakan warga satu per satu menyampaikan keluh kesahnya. Tanpa sungkan, mereka menganggap Ganjar adalah orangtuanya sendiri.

Seperti Wiwid, warga Mranggen, Demak yang menyampaikan keinginannya untuk program creative hub yang telah diterapkan di Jawa Tengah bisa dilanjutkan di daerah-daerah di Indonesia.

“Anak muda itu berharap creative hub bisa dibuka di daerah-daerah bukan hanya di kota. Sehingga anak muda di daerah bisa berkembang,” katanya.

Ada lagi Dewi, warga Semarang Utara yang mengaku mengagumi Ganjar sejak masih menjabat Gubernur.

“Saya itu ngefans sama Pak Ganjar sudah lama. Dan hari ini Alhamdulillah bisa ketemu, rasanya senang banget,” paparnya.

Ia menitipkan harapan kepada Capres berambut putih itu untuk memperbaiki ekonomi bangsa. Dan, menurunkan harga bahan pangan.

“Saya ingin ekonomi membaik, harga beras turun,” lanjutnya.

Sementara itu, Ganjar menyampaikan bahwa mengisi waktu masa tenang bersama keluarga dan rekan-rekan.

“Tadi nonton filem ‘Agak Lain’. Malam ini makan menu nasi liwet, lele dimasak mangut, sama petai, masakan kesukaan,” tandasnya.

Lainnya Dari Telegraf


 

Copyright © 2024 Telegraf. KBI Media. All Rights Reserved. Telegraf may receive compensation for some links to products and services on this website. Offers may be subject to change without notice. 

Telenetwork

Kawat Berita Indonesia

close