Marah, Pembocor Rekaman Percakapan Dipolisikan Oleh Rini Soemarno

“Jadi kemarin saya berikan kuasa kepada pengacara untuk melakukan pengaduan dan pelaporan kepada polisi,"

Marah, Pembocor Rekaman Percakapan Dipolisikan Oleh Rini Soemarno

Telegraf, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno telah melaporkan ke polisi penyebar pembicaraannya dengan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir yang bocor dan viral di dunia maya.

Rekaman pembicaraan yang diduga telah diedit itu untuk mengesankan adanya bagi-bagi fee proyek gas di dalam jajaran internal PT PLN.

Rini mengatakan, kasus yang mencemarkan nama baiknya tersebut telah ditangani oleh pengacaranya.

“Jadi kemarin saya berikan kuasa kepada pengacara untuk melakukan pengaduan dan pelaporan kepada polisi,” ujar Rini saat meninjau langsung pengerjaan Proyek Inlet Tunnel Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) di Halim, tepatnya di KM 3 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Rabu (02/05/18).

“Jadi sekarang sudah diserahkan kepada polisi prosesnya, kita menunggu aja secara hukum hasil dari penyidikan dari polisi,” imbuh Rini.

Seperti diketahui, percakapan melalui telfon antara Rini Soemarno dan Sofyan Basir tersebut di unduh melalui akun instagram @jokerpolitik.

Rekaman itu menjadi viral karena disebut-sebut membahas soal bagi-bagi saham di BUMN.

Dalam percakapan mengenai saham itu, Rini menyebut dua perusahaan BUMN, yakni Pertamina dan PLN. Sementara Sofyan menilai, bagi-bagi saham masih terlalu kecil.

Saat ini postingan pada laman akun instagram tersebut telah dihapus meski sempat jadi viral di kalangan netizen. (Red)


Photo Credit : Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno polisikan penyebar pembicaraannya dengan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir. | File/Dok/Ist. Photo

 

Share