Mantan Presiden Brasil Lula da Silva Akhirnya Bebas Dari Penjara

"Saya tidak berpikir bahwa hari ini saya bisa berada di sini berbicara dengan pria dan wanita bahwa selama 580 hari berteriak selamat pagi, selamat siang atau malam, tidak peduli apakah hujan turun atau panas mencapai 40 derajat Celcius,"

Mantan Presiden Brasil Lula da Silva Akhirnya Bebas Dari Penjara


Telegraf, Curitibia – Mantan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva telah dibebaskan setelah lebih dari 18 bulan dipenjara.

Mantan pemimpin sayap kiri yang populer dengan nama Lula itu disambut dengan tepuk tangan meriah kerumunan pendukungnya saat ia berjalan keluar dari penjara pada hari Jumat (08/11/19). Dia ditahan di penjara di Kota Curitiba atas tuduhan korupsi.

Seorang hakim memerintahkan pembebasannya, Mahkamah Agung Brasil memutuskan peraturan baru yang menyatakan bahwa seorang terdakwa hanya boleh dipenjara jika mereka telah kehabisan opsi banding mereka. Lula adalah satu dari ribuan napi yang diuntungkan oleh keputusan baru tersebut.

Mantan presiden berusia 74 tahun itu, yang memimpin Brasil antara 2003 dan 2010, dipandang sebagai ikon kiri di negara itu. Saat dia meninggalkan penjara, dia mengangkat kepalan tangannya ke udara sebagai tanda kemenangan.

“Saya tidak berpikir bahwa hari ini saya bisa berada di sini berbicara dengan pria dan wanita bahwa selama 580 hari berteriak selamat pagi, selamat siang atau malam, tidak peduli apakah hujan turun atau panas mencapai 40 derajat Celcius,” kata Lula di hadapan simpatisannya, sepertidilansir dari laman BBC, Sabtu (09/11/19).

Dia juga berjanji untuk membuktikan bahwa dia tidak bersalah, sebelum menyerang sistem peradilan yang dianggapnya mengkriminalisasi kelompok kiri. Dia telah secara konsisten menyangkal semua tuduhan terhadapnya dan mengklaim tuduhan korupsi tersebut bermotivasi politik.

Lula adalah favorit untuk memenangkan pemilihan presiden tahun lalu tetapi dipenjara setelah terlibat dalam skandal korupsi besar. Pemilu kemudian dimenangkan oleh kandidat sayap kanan Jair Bolsonaro.

Mengkritik kebijakan ekonomi Bolsonaro, Lula bersumpah untuk terus berjuang demi rakyat Brasil yang miskin.

“Orang-orang kelaparan, mereka tidak punya pekerjaan, orang-orang bekerja untuk Uber atau mengantarkan pizza dengan sepeda,” tambahnya, secara khusus mengkritik pekerjaan tidak aman dan kondisi ekonomi Brasil.

Meski bebas, ia tetap dilarang menjadi pejabat publik karena catatan kejahatannya. (Red)


Photo Credit : Mantan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva. REUTERS

KBI Telegraf

close