Laba JamSyar Melonjak 89,51 Persen di April 2021

“Kami bersyukur dapat terus secure, survive dan sustain dengan ditunjukkan melalui pencapaian pertumbuhan bisnis yang terus berkembang hingga saat ini”

Laba JamSyar Melonjak 89,51 Persen di April 2021

Telegraf – PT Jamkrindo Syariah (JamSyar) mengumumkan laba tahun berjalan pada posisi April naik hingga 89,51 persen Year on Year (YoY) setara dengan Rp 35,4 miliar, dibanding tahun lalu yang tercatat hanya Rp 18,7 miliar.

Pertumbuhan ini di dukung dengan naiknya kinerja bisnis yang mencapai Rp15,3 triliun YOY atau meningkat 47,46%. Hal itu di ungkapkan oleh Direktur Utama PT Jamkrindo Syariah (JamSyar) Gatot Suprabowo dalam siaran pers yang diterima Telegraf, Selasa (11/5).

“Kami bersyukur dapat terus secure, survive dan sustain dengan ditunjukkan melalui pencapaian pertumbuhan bisnis yang terus berkembang hingga saat ini,” ungkapnya.

Gatot juga menyebutkan bahwa Imbalan Jasa Kafalah (IJK) JamSyar berhasil meningkat sebesar Rp 182 milyar dari tahun sebelumnya sebesar Rp 69 miliar. Sedangkan untuk IJK Cash Basis, JamSyar membukukan Rp 306 miliar. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, Jamsyar baru membukukan IJK Cash Basis sebesar Rp 108 miliar. Dari total asset, Jamsyar juga mengalami peningkatan dari Rp 1,2 triliun menjadi Rp 1,7 triliun. Sedangkan dari sisi ekuitas, JamSyar mencatat Rp 718, dimana ekuitas pada tahun sebelumnya adalah sebesar Rp 648 miliar.

“Pencapaian kinerja tersebut dikontribusi oleh pencapaian penjaminan bersih hingga April 2021 adalah sebesar 34% dengan efisiensi biaya berada pada tingkat pencapaian sebesar 23,79%. Penjaminan bersih ini didukung pula oleh besarnya produksi khususnya dari produk Penjaminan Modal kerja PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) dan Penjaminan Bank Garansi. Pencapaian kinerja dan efisiensi biaya ini dapat dilakukan oleh JamSyar dengan melakukan optimalisasi IT dan digitalisasi penjaminan,” tambahnya.

Pada tahun 2021 Gatot menuturkan, akan fokus segmentasi portofolio yang dijamin oleh JamSyar adalah pada Penjaminan Pembiayaan PEN dan Penjaminan Non Cash Loan (Kontra Bank Garansi & Surety Bond). Untuk itu JamSyar optimis dan percaya diri untuk mencapai rencana bisnis yang telah ditetapkan di tahun 2021.

Untuk diketahuin hingga saat ini khusus keikutsertaannya pada program Pemerintah, JamSyar telah menjamin lebih dari 957 ribu jumlah nasabah yang terdampak covid-19 dengan total volume pembiayaan yang dijamin adalah sebesar Rp 4,74 triliun. Program PEN ini dilakukan oleh JamSyar melalui Kerjasama penjaminan Pembiayaan Modal Kerja PEN Bersama dengan 10 Bank Penyalur Pembiayaan Modal Kerja PEN.


Photo Credit: Gedung Jamkrindo Syariah (JamSyar)/Doc/Ist

 

Atti K.

close