Laba BCA Kwartal Ke III 2017 Rp16,8 Triliun

“Untuk pertumbuhan portofolio tumbuh disebabkan oleh segmen korporasi dan konsumer, yang akhir september 2017 ini mencapai Rp440 triliun”

Laba BCA Kwartal Ke III 2017 Rp16,8 Triliun


Telegraf, Jakarta- PT Bank Central Asia Tbk merilis laba bersih dalam kwartal III adalah Rp16,8 triliun setara dengan 11,3 persen dibanding tahun lalu yang mencapai Rp15,1 triliun, pertumbuhan ini di topang oleh dana pihak ketiga yang tumbuh 16,5 persen dan portofolio kredit meningkat 13,9 persen year on year.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan walaupun pembukuan pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga ditengah kondiai sektor perbankan yang belum sepenuhnya pulih masih mampu mendongkrak pertumbuhan laba yang cukup, tumbuhnya pihak ketiga dan kredit itu ditopang oleh layanan yang berkualitas terhadap nasabah serta adanya berbagai promosi serta penawaran suku bunga kredit yang kompetitif, serta manajemen risiko yang prudent.

“Untuk pertumbuhan portofolio tumbuh disebabkan oleh segmen korporasi dan konsumer, yang akhir september 2017 ini mencapai Rp440 triliun,” ungkapnya dalam konfrensi pers triwulan ke III 2017, di Jakarta, Kamis, (26/10/2017).

Jahja menjelaskan untuk dana pihak ke tiga tumbuh 16,5 persen year on year setara dengan Rp574,4 triliun di September bulan lalu di topang oleh dana deposito yang tumbuh sebesar 36,0 persen year on year yang setara dengan Rp146,4 triliun, untuk dana giru dan tabungan (CASA) juga mengalami kenaikan yang cukup besar yaitu 74 persen terhadap total dana pihak ke tiga.

Jaja melanjutkan dana CASA dalam komposisi tumbuh sebesar 14,7 persen dari year on year yaitu Rp144,7 triliun sementara dana untuk tabungan naik sebesar 9,3 persen year on year yang setara Rp283,3 triliun.

Baca Juga :   Pandemi Covid-19 Tak Halangi Pertumbuhan Kredit dan Laba BTN Pada Kuartal II 2021

Sementara untuk rasio kredit bermasalah (NPL) berada pada level 1,5 persen pada akhir September ini, sehingga total cadangan kredit tercatat sebesar Rp12,8 triliun meningkat 13,6 persen year on year. BCA mempertahankan posisi liquiditas dan pemodala yang cukup sehat, untuk ratio kredit terhadap pendanaan (LFR) tercatat 74,7 persen dan rasio kecukupan modal (CAR) tumbuh mencapai 23,6 persen. (nn)


Credit Photo : Atti Kurnia/telegraf.co.id


 

Atti K.

close