KPK Periksa Sejumlah Elite Golkar Untuk Usut Aliran Dana e-KTP

"Memang kami dapatkan suatu fakta baru yang belum diungkap selama ini di persidangan Setya Novanto terkait ada aliran dana pada pihak lain. Jadi itu yang sedang kami dalami, karena itu kami lakukan pemeriksaan terhadap dua pengurus DPD Partai Golkar Jawa Tengah,"

KPK Periksa Sejumlah Elite Golkar Untuk Usut Aliran Dana e-KTP


Telegraf, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mengembangkan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Termasuk mendalami pihak-pihak yang turut terlibat atau menikmati aliran dana dari kasus yang merugikan keuangan negara hingga Rp 2,3 triliun tersebut.

Terdapat dugaan adanya dana dari korupsi proyek ini yang mengalir ke elite Partai Golkar atau untuk kepentingan partai berlambang pohon beringin tersebut. Dugaan tersebut menguat dengan langkah tim penyidik KPK yang memeriksa Ketua Harian DPD Partai Golkar Jateng, M Iqbal Wibisono, dan Bendahara DPD Partai Golkar Jateng, Bambang Eko Suratmoko.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengungkapkan pemeriksaan terhadap petinggi Partai Golkar di Jawa Tengah itu dilakukan untuk mendalami sejumlah fakta baru yang diperoleh tim penyidik. Salah satunya menyangkut aliran dana dari proyek e-KTP terhadap sejumlah pihak.

“Memang kami dapatkan suatu fakta baru yang belum diungkap selama ini di persidangan Setya Novanto terkait ada aliran dana pada pihak lain. Jadi itu yang sedang kami dalami, karena itu kami lakukan pemeriksaan terhadap dua pengurus DPD Partai Golkar Jawa Tengah,” kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/04/18).

Febri tak membantah salah satu hal yang didalami tim penyidik dari kedua saksi itu mengenai sejumlah kegiatan Partai Golkar yang diduga menggunakan uang dari proyek e-KTP. Namun, Febri masih enggan mengungkap kegiatan tersebut.

Baca Juga :   Pemerintah Putuskan Larang Mudik, Ini Alasan Lengkapnya

“Kami memeriksa silang dan mengklarifikasi apakah ada pembiayaan-pembiayaan atau penggunaan uang untuk kegiatan atau sejenisnya tapi tentu karena masih dalam penyelidikan kami belum bisa bicara rinci,” katanya.

Febri masih enggan membeberkan secara rinci mengenai dugaan aliran dana ke elit Partai Golkar atau kegiatan partai yang dibiayai dari korupsi e-KTP. Febri hanya memastikan, Iqbal dan Bambang sebelumnya pernah diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Dirut PT Quadra Solution, Anang Sugiana Sudihardjo yang kini sedang menjalani proses persidangan.

“Dua saksi ini sudah pernah kita periksa sebenarnya untuk tersangka ASS (Anang Sugiana Sudihardjo),” katanya. (Red)


Photo Credit : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP ke sejumlah elite partai Golkar. | Antara

 

KBI Telegraf

close