Kongres Trisakti XX GMNI Dibuka Langsung Oleh Presiden Jokowi

"Freeport kita sudah renegosiasi agar pembagian saham menjadi 51 persen itu kita lakukan, dari dulu kenapa tidak dilakukan, terus pembangunan infrastruktur itu harus kita mulai agar bisa bersaing dengan negara-negara lain dalam menghadapi tantangan global, serta subsidi BBM harus ditarik untuk di alokasikan kepada hal yang lain yang lebih produktif, sekarang subsidinya hanya delapan ratus milyar, kalau dulu sampai tiga ratus triliun tapi tidak efisien dan tak tepat sasaran."

Kongres Trisakti XX GMNI Dibuka Langsung Oleh Presiden Jokowi

Telegraf, Manado – Usai mengikuti KTT APEC di Da Nang, Vietnam dan KTT ke-31 ASEAN di Manila, Filipina, Presiden Jokowi dan rombongan delegasi melanjutkan perjalanan menuju Manado, Sulawesi Utara.

Tepat pukul 00.20 WITA, Rabu (15/11/2017) dini hari, Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 mendarat di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara dan disambut oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

Di Manado, Presiden Jokowi membuka secara resmi Kongres Trisakti ke XX Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang bertempat di Graha Gubernurran, Bumi Beringin, Manado, Sulawesi Urara (Sulut, Rabu, (15/11/2017) hari ini.

Pembukaan diawali dengan ucapa selamat datang dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey kepada Presiden bersama rombongan yang terdiri dari sejumlah Menteri.

Dikatakan Gubernur, kehadiran Jokowi menjadi kebanggaan tersendiri bagi GMNI serta masyarakat Sulut.

“Saya berharap dengan kehadiran bapak Presiden semakin menumbuhkembangkan semangat nasionalisme dalam tubuh GMNI dalam rangka menjaga keutuhan NKRI,” ungkap Olly.

Kemudian dalam sambutan pembukaan Kongres GMNI tersebut Jokowi juga mengaskan agar jangan ragu untuk membuat atau menentukan sesuatu, Jokowi juga berbicara soal Hari Lahir Pancasila dan juga Hari Santri serta UU Ormas, lebih dalam lagi Jokowi berpesan kepada para kader GMNI agar jangan takut untuk mengambil keputusan kalau arah dan tujuannya baik dan berpesan agar kader-kader GMNI bisa berperan serta secara maksimal mengisi pembangunan.

“Freeport kita sudah renegosiasi agar pembagian saham menjadi 51 persen itu kita lakukan, dari dulu kenapa tidak dilakukan, terus pembangunan infrastruktur itu harus kita mulai agar  bisa bersaing dengan negara-negara lain dalam menghadapi tantangan global, serta subsidi BBM harus ditarik untuk di alokasikan kepada hal yang lain yang lebih produktif, sekarang subsidinya hanya delapan ratus milyar, kalau dulu sampai tiga ratus triliun tapi tidak efisien dan tak tepat sasaran.” Kata Jokowi dalam pidatonya.

Baca Juga :   BCB 'PT.Radnet' Jalan Diponegoro No.10 di Eksekusi Lelang KPKNL

Kongres sendiri akan berlagsung selama 5 hari dan diikuti oleh koordinator Daerah dan Cabang GMNI se- Indonesia.

Turut hadir dalam pembukaan acara antara lain, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Gubernur Jawa Timur Sukarwo dan para alumni PA GMNI. (Red)

Photo Credit : Dok GMNI


Tanggapi Artikel