Kongres Bali, Megawati Kembali Jadi Ketum PDIP

"Jadi dengan adanya percepatan kongres ini, kan banyak yang berspekulasi saya akan menyerahkan kepada ketua harian, apakah ibu tidak akan menjadi ketua umum lagi, apakah akan menyerahkan ke ketua harian, atau akan membentuk wakil Ketua Umum. Sekarang kan semua sudah kelihatan. Semua itu tidak ada. Saya tetap Ketua Umum yang diberikan hak prerogatif dan nanti membentuk DPP partai,"

Kongres Bali, Megawati Kembali Jadi Ketum PDIP

Telegraf, Denpasar – Kongres V PDIP di Bali kembali mengukuhkan Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum (Ketum) PDIP. Megawati pun langsung diambil sumpah jabatan di hadapan para kader yang hadir di kongres yang berlangsung di Grand Inna Bali Beach pada Kamis malam, (08/08/19) tersebut.

“Janji jabatan. Satu, bahwa saya untuk diangkat sebagai Ketua Umum DPP PDIP masa bakti 2019-2024 akan setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila dan UUD 1945, AD/ART PDIP, piagam dan program perjuangan PDIP, dan segala ketentuan partai yang berlaku,” ucap Megawati seperti dikutip dari medsos Pramono Anung, Kamis (08/08/19).

Megawati juga bersumpah akan menjunjung tinggi kehormatan dan disiplin partai. Dia juga berjanji akan mengutamakan keutuhan partai.

“Dua, bahwa saya akan menjunjung tinggi kehormatan, martabat dan disiplin partai, serta akan senantiasa mengutamakan keutuhan partai, keberhasilan program perjuangan partai daripada kepentingan pribadi. Tiga, bahwa saya akan memegang rahasia partai yang menurut sifatnya, harus saya rahasiakan,” katanya salam sumpah jabatan.

Megawati pun berjanji menyelesaikan permasalahan partai dengan asas kekeluargaan. Dia juga berjanji bekerja dengan jujur dan adil.

“Empat, bahwa saya akan berusaha menyelesaikan segala permasalahan partai dengan asas kekeluargaan. Lima, bahwa saya, akan bekerja dengan jujur, adil, rajin dan bersemangat, dan mengutamakan untuk kepentingan partai, negara, dan bangsa,” ungkapnya.

Sumpah jabatan itu diucapkan Megawati di hadapan Ketua DPD Kepulaun Riau Soerya Respationo, Ketua DPD Bali Wayan Koster, Ketua DPC Solo FX Hadi Rudyatmo, hingga Ketua DPD Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul. Pembacaan sumpah jabatan itu juga dilakukan di hadapan para kader PDIP.

Sebelumnya, kabar kembali terpilihnya Megawati sebagai ketua umum PDI Perjuangan sudah dibenarkan oleh putri kandungnya yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan nonaktif, Puan Maharani.

Baca Juga  Bamsoet: Biaya Politik Kita Mahal dan Sangat Transaksional

“Ya sudah terpilih lagi secara aklamasi bahwa ibu ketua umum (Megawati) sebagai ketua umum kembali di masa mendatang,” ujar Puan di Grand Inna Beach, Bali, Kamis (08/08/19).

Tak Ada Ketua Harian Waketum

Pascaterpilih kembali menjadi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa tidak ada ketua harian dan wakil ketua umum di struktur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP mendatang.

“Jadi dengan adanya percepatan kongres ini, kan banyak yang berspekulasi saya akan menyerahkan kepada ketua harian, apakah ibu tidak akan menjadi ketua umum lagi, apakah akan menyerahkan ke ketua harian, atau akan membentuk wakil Ketua Umum. Sekarang kan semua sudah kelihatan. Semua itu tidak ada. Saya tetap Ketua Umum yang diberikan hak prerogatif dan nanti membentuk DPP partai,” tegasnya.

Megawati mengulangi, setelah diangkat kembali, dirinya mendapatkan hak prerogatif menentukan DPP partai sebagai formatur tunggal. Megawati yang akan memilih jajaran struktur pimpinan partai periode 2019-2024.

Sebelumnya, beredar wacana akan ada pembentukan struktur ketua harian dan wakil ketua umum untuk mempersiapkan calon pengganti Megawati di periode selanjutnya yakni 2024. Dua anak Megawati, Prananda Prabowo dan Puan Maharani digadang-gadang menjadi calon kuat untuk menggantikannya. (Red)


Photo Credit : Kongres V PDIP Bali kembali memilih Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum (Ketum) PDIP. REUTERS/Antara Foto/Andika Wahyu



Komentar Anda