Kompetisi Roket Air 2019 Merebutkan Tiket ke Jepang

"Kompetisi roket air yang sifatnya tahunan, berjenjang hingga Internasional, dan pemenangnya akan memperoleh tiket untuk berlaga di Jepang pada tanggal 22 November hingga 25 November nanti"

Kompetisi Roket Air 2019 Merebutkan Tiket ke Jepang

Telegraf, Jakarta – Kompetisi roket air Regional (KRAR) tahunan yang diadakan oleh Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK), Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) 2019 akan meperebutkan tiket lomba ke Jepang pada tanggal 22-25 November mendatang.

“Kompetisi roket air yang sifatnya tahunan, berjenjang hingga Internasional, dan pemenangnya akan memperoleh tiket untuk berlaga di Jepang pada tanggal 22 November hingga 25 November nanti,” ungkap Setyo Purnomo Kepala Divisi Operasi PP-IPTEK Kemenristekdikti disela-sela perlombaan, di kantornya Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

Setyo menjelaskan untuk saat ini diikuti oleh 401 pelajar yang berumur 13-16 tahun, untuk dijakarta sensiri diikuti dari berbagai daerah khususnya Jabodetabek dan Cilegon. Dengan biaya pendaftaran sebesar Rp380.000.

Lanjut Setyo para peserta ini akan diberikan kesempatan untuk melakukan uji coba peluncuran dan dilanjutkan dengan kompetisi peluncuran berdasarkan zona/target sasaran yang jaraknya dari titik luncur sepanjang 50 meter.

Penilaian akan diambil jarak yang terdekat dengan target, 50 pemenang terbaik berhak melanjutkan ke tingkat nasional, yang nantinya dikumpulkan dari peserta luar Jabodetabek dan Cilegon seperti Jogjakarya, Semarang, Bandung dan benerapa dari perwakilan pemenang saint center di daerah.

Ditemui ditempat yang sama Putu Lia Suryaningsih Kepala Sub Devisi Program PP-IPTEK Kemenristekdikti mengatakan dari 50 pemenang yang mengikuti kompetisi nasional pada tgl 27 hingga 30 September.

“Setelah ini akan diambil pemenang, dan 50 terbaik akan diambil untuk maju ke kompetisi roket air nasional yang akan di selenggarakan pada bulan 27 hingga 30 September,” jelas Putu.

Putu mengatakan tujuan kompetisi roket air, adalah untuk menumbuhkembangkan minat, kreatifitas, dan inovasi pelajar Indonesia terhadap pengembangan teknologi kedirgantaraan.

Selain itu juga mewadahi potensi bidang sains bagi generasi muda untuk terus berkembang dan turut berperan serta dalam kemajuan teknologi dibidang antariksa. KRAR dilakukan sebagai tahap awal dari kompetisi roket air selanjutnya, yakni Kompetisi Roket Air Tingkat Nasional (KRAN) dan Kompetisi Roket Air Internasional se-Asia Pasifik (KRAI) yang tahun ini akan diselenggarakan oleh Asia Pacific Regional Space Agency Forum (APRSAF) di Jepang bulan November mendatang. (Red)


Photo Credit : Para peserta lomba Kompetisi Roket Air Regional (KRAR) yang sedang mendengarkan breefing panitia untuk memulai kompetisi di Jakarta. TELEGRAF

Bagikan Artikel



Komentar Anda