KLB Demokrat Akan Usung Moeldoko Jadi Ketum?

KLB Demokrat Akan Usung Moeldoko Jadi Ketum?

"Ini kan bukan dinasti. Ini kan partai terbuka. Jadi dia setuju atau tidak setuju ketika konstituen DPC DPD yang punya suara ingin mengadakan KLB, ya jalan. Nggak perlu ada persetujuan dia. Dia kan cuma 1 suara,"

KLB Demokrat Akan Usung Moeldoko Jadi Ketum?


Telegraf – Pendiri Partai Demokrat (PD) Hencky Luntungan, menyebut pihaknya akan segera menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat pada awal Maret 2021.

Hencky juga mengklaim telah menerima dukungan dari sekitar 380 pengurus daerah Partai Demokrat sebagai pemilik suara yang sah di partai berlambang bintang mercy itu.

“Sudah tinggal start, semua tinggal mulai semua. Cuma hari H nya belum kita ekspose. Sudah 380-an dukungan. Berarti sekitar 70-80 persen pemilik suara,” kata Hencky, Senin (01/03/2021).

Namun Henky belum bisa menyebut kapan dan di mana lokasi KLB Demokrat itu akan dihelat. Ia hanya menyatakan bahwa KLB itu akan digelar sekitar pekan pertama atau pekan kedua pada bulan Maret 2021 ini.

“Tapi itu barang jadi. Kesiapan kita udah selesai,” terangnya.

Hencky juga masih enggan untuk mengungkap daftar pengurus cabang dan daerah yang saja yang telah menyatakan dukungan terhadap KLB Demokrat lantaran khawatir pengurus pendukung KLB bisa diperkarakan kembali oleh pengurus pusat.

“Tak usah kami sebut, nanti bisa dipecat habis sama mereka. Lihat saja nanti,” tegasnya.

Ia menyatakan struktur kepanitiaan KLB Partai Demokrat akan diisi oleh nama-nama seperti Jhoni Allen Marbun, Darmizal hingga Tri Yulianto. Ia menyebut Jhoni akan bertindak sebagai Ketua Panitia KLB Partai Demokrat.

Diketahui, Jhoni, Darmizal hingga Tri Yulianto merupakan tiga dari tujuh kader Partai Demokrat yang telah dipecat sebagai anggota Partai Demokrat oleh kubu AHY. Selain tiga nama itu, masih terdapat kader lain seperti Yus Sudarso, Syofwatillah Mohzaib, Ahmad Yahya hingga Marzuki Alie juga telah diberhentikan secara bersamaan.

“Kalau saya kan pendiri. Saya dorong aja. Kalau pun saya di kepanitiaan itu, saya cuma paling tidak jadi pembina, penasehat. Kami pendiri hanya sebagai Steering Comittee,” imbuhnya.

Terkait rencana KLB, Hencky menyebut Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko masuk sebagai salah satu kandidat calon ketua umum di KLB tersebut.

Meski demikian, ia menyatakan forum KLB terbuka bagi siapapun, baik dari kalangan internal Demokrat maupun eksternal, tak terkecuali Moeldoko.

“Mudah-mudahan beliau bersedia. Kita akan tawarkan nanti di forum kalau memang siap. Tidak hanya pak Moeldoko. Siapapun yang nanti dari luar maupun dari dalam partai ya monggo. Partai ini kan partai terbuka. Kita mau jadi besar,” paparnya.

Hencky sendiri mengaku tak ambil pusing bila KLB tersebut dicap ilegal oleh DPP Partai Demokrat. Ia mengklaim KLB tersebut sah secara hukum karena dihadiri oleh pemilik suara yang sah.

“Kalau ilegal ya silakan bicara dari sisi hukum. Kalau ilegal, kalian menetapkan AD/ART itu pun ilegal karena tidak di-plenokan. Silakan saja. Kita atur saja. Mainkan sama-sama. Siapa kuat, dia menang,” bebernya.

Diketahui, anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan telah menegaskan bahwa pelaksanaan KLB yang diusulkan oleh pihak yang mengatasnamakan pendiri Partai Demokrat adalah sikap yang bertentangan dengan organisasi. Bahkan, Syarief mengklaim bahwa tak semua pihak mendukung penyelenggaraan KLB tersebut.

“Apa yang dilakukan oleh saudara-saudara kita yang lain, itu merupakan salah satu langkah yang melanggar organisasi forum komunikasi dan deklarator sendiri,” kata Syarief.

80 Persen DPC Dukung KLB Demokrat

Kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) seperti diklaim oleh Hencky Luntungan sudah mendapat dukungan sebanyak 80 persen suara dewan pimpinan cabang (DPC) PD.

Hencky yakin KLB PD akan tetap berjalan tanpa harus mendapat persetujuan dari Ketua Majelis Tinggi PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, KLB akan tetap berjalan jika para pemegang suara di DPC dan DPD bersepakat.

“Ini kan bukan dinasti. Ini kan partai terbuka. Jadi dia setuju atau tidak setuju ketika konstituen DPC DPD yang punya suara ingin mengadakan KLB, ya jalan. Nggak perlu ada persetujuan dia. Dia kan cuma 1 suara,” ujarnya.

Masih menurut Hencky, KLB PD bukan persoalan tabu yang harus dilarang oleh pihak tertentu karena KLB telah diatur dalam aturan AD/ART partai. Ia pun memberikan sindiran terhadap SBY.

“Tetap sah KLB itu. KLB kan bukan barang tabu, diatur dalam anggaran dasar anggaran rumah tangga, hanya oleh karena anggaran dasar anggaran rumah tangga itu dikungkungi oleh Pak SBY untuk menyelamatkan anaknya supaya tidak terjadi KLB di tengah jalan, maka harus persetujuan majelis tinggi karena ketua umumnya adalah anaknya. Itu nggak boleh begini, ini kan bukan perusahaan,” tegasnya.

“Soal pecat-memecat emang mereka gaji. Yang dipecat ini digaji? Kagak kan,” sambungnya.

Sebelumnya, PD kubu AHY menilai aksi para pelaku kudeta atau gerakan pengambilalihan kepemimpinan (GPK) PD sebagai tindakan ilegal. PD menyebut KLB yang hendak dilakukan para pelaku kudeta sebagai KLB bodong.

Menurut Herzaky, KLB sejatinya harus mendapat persetujuan dari Ketua Mejelis Tinggi PD SBY dan Ketum PD AHY. Dia juga menyebut KLB seharusnya disetujui minimal oleh dua pertiga dari 34 DPD PD dan setengah dari 514 DPC PD.

“Ilegal karena kalau ada KLB, pasti yang hadir bukan pemilik suara sah. Alias KLB bodong ini namanya,” kata Kepala Bakomstra PD Hjoerzaky Mahendra Putera, Senin (01/03/2021).


Photo Credit: Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dikandidatkan akan diusung dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat. FILE/IST. PHOTO

 

A. Chandra S.

close