Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Kemenag Perkuat Standarisasi Mata Kuliah dan Akselerasi Karir Dosen PAI di PTU
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

Kemenag Perkuat Standarisasi Mata Kuliah dan Akselerasi Karir Dosen PAI di PTU

MSN Jumat, 30 Agustus 2024 | 11:07 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Konsinyering Pemutakhiran Data Dosen PAI
Bagikan

BANDUNG, TELEGRAF.CO.ID — Kementerian Agama RI terus mengupayakan standarisasi mata kuliah dan pengembangan karir dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) di Perguruan Tinggi Umum (PTU). Sebagai langkah konkret yang dilakukan, Direktorat Pendidikan Agama Islam mengadakan Konsinyering Pemutakhiran Data Dosen PAI pada PTU Tahun 2024. Acara ini tidak sekadar seremoni, tetapi merupakan upaya nyata dalam menghadapi tantangan standarisasi mata kuliah dan pengembangan karir dosen PAI.

Direktur PAI, M. Munir, menekankan pentingnya penataan ulang sistem pendidikan PAI di PTU. “Selama ini, ada banyak ketidakjelasan terkait mata kuliah yang diampu oleh dosen PAI, yang berujung pada ketidakpastian karir mereka. Konsinyering ini bukan hanya tentang mengumpulkan data, tetapi juga merancang kebijakan yang bisa membawa perubahan signifikan,” tegas Munir di Bandung pada Kamis (29/8/2024) malam.

M. Munir

Munir juga menjelaskan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi dosen PAI adalah kesulitan dalam memenuhi persyaratan kenaikan pangkat, terutama terkait penulisan artikel ilmiah. “Kami sedang mengembangkan mekanisme akselerasi yang dirancang untuk mempermudah dosen mencapai gelar profesor. Ini bukan sekadar rencana, tapi langkah strategis untuk memberdayakan dosen PAI agar dapat berkontribusi lebih maksimal,” tambahnya.

Salah satu inisiatif kunci yang dibahas adalah peluncuran buku teks utama PAI yang akan menjadi standar di sekolah dan PTU. Buku ini diharapkan menjadi fondasi untuk konsistensi pengajaran PAI di seluruh Indonesia, sekaligus mendukung upaya standarisasi yang sedang digalakkan.

Selain itu, program Griya Moderasi juga diperkenalkan sebagai bagian dari upaya memperkuat peran dosen PAI dalam mempromosikan moderasi beragama di kampus. Program ini tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung pertumbuhan akademik dan profesional dosen.

Lebih dari sekadar pendataan, acara ini dirancang untuk mengidentifikasi dan mengatasi masalah struktural yang menghambat perkembangan karir dosen PAI. Kasubdit PAI pada PTU, Khaerul Umam, menjelaskan bahwa pemetaan ini akan digunakan untuk merancang intervensi yang tepat sasaran.

“Kami berupaya memahami kebutuhan dosen PAI di PTU secara lebih mendalam, bukan hanya untuk pendataan, tetapi untuk menyusun strategi pengembangan yang holistik,” jelas Umam.

Berbasis Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), Pusat Data dan Informasi Teknologi (Pusdatin), Education Management Information System (EMIS) serta dukungan dari berbagai pihak, kata Umam, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan solusi konkret dan berkelanjutan terhadap berbagai tantangan yang dihadapi dosen PAI di PTU.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

PGN Bentuk Satgas RAFI 2026, Amankan Pasokan Gas Selama Ramadhan dan Idul Fitri
Waktu Baca 3 Menit
Lonjakan Aktivitas Migas Picu Tantangan Baru bagi Industri Asuransi Energi
Waktu Baca 5 Menit
Budi Rahardjo
Presiden Prabowo Mendengar, Indonesia Melangkah: Bebas Aktif di Tengah Pusaran Dunia
Waktu Baca 5 Menit
OJK: Ekonomi Februari 2026 Tumbuh Solid, Waspadai Tekanan Geopolitik dan Volatilitas Pasar
Waktu Baca 4 Menit
Pemerintah Gelontorkan Rp55 Triliun untuk THR ASN 2026, Swasta Wajib Bayar Penuh H-7 Lebaran
Waktu Baca 4 Menit

Strategi OJK Kelola Risiko Iklim: Perkuat Pengawasan, Wajibkan CRMS, dan Bentuk Kemitraan Internasional

Waktu Baca 4 Menit

Pernyataan Lama Ketua DPD Kembali Viral, Densus Digital Soroti “Politik Daur Ulang”

Waktu Baca 3 Menit

LPS Bayar 88 Persen Rekening Nasabah BPR Prima Master Bank, Proses Klaim Dilanjutkan Bertahap

Waktu Baca 2 Menit

BSN Ekspansi ke Ekosistem Muhammadiyah, Dongkrak Pangsa Pasar Perbankan Syariah

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Didaktika

Pentingnya Persetujuan dan Perlindungan dalam Hubungan Intim

Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
Didaktika

MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Didaktika

Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Percepatan Konektivitas Rumah Tangga Perkuat Digitalisasi Pendidikan Nasional

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pendidikan Terjangkau Jadi Fokus Jaspal Sidhu di EdTech Asia Summit 2025

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pecah! Ribuan Jemaah Hadiri UNU Jogja Bersholawat Sambut Maulid Nabi, Ajak Doakan Keselamatan Negeri

Waktu Baca 4 Menit
Didaktika

Percepat Transformasi Pendidikan, Ajang Penghargaan Acer Smart School Awards 2025 Perluas ke Semua Jenjang Pendidikan

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?