Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Kembali Serangan Teroris di London Bridge Tewaskan Dua Orang
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.
Internasional

Kembali Serangan Teroris di London Bridge Tewaskan Dua Orang

Indra Christianto Sabtu, 30 November 2019 | 20:44 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit : Serangan teroris di London Bridge tewaskan dua orang. GETTY IMAGES/Chris J Ratcliffe
Bagikan

Telegraf, London – Satu orang pria dan satu orang wanita tewas sementara beberapa lainnya luka-luka akibat serangan teroris di jembatan London atau yang dikenal sebagai London Bridge pada Jumat (29/11/19) siang. Pelaku menyerang warga dengan menggunakan senjata tajam sambil mengenakan rompi bom bunuh diri palsu untuk menakuti.

Ia diidentifikasi sebagai Usman Khan dan berusia 28 tahun, ia ditembak mati petugas di TKP. Usman disebut memiliki koneksi dengan kelompok al-Muhajiroun di bawah pimpinan Anjar Choudary dan disebut sebagai kelompok ekstremis paling berbahaya di Inggris. Usman sendiri pernah ditangkap atas kasus terorisme pada 2012 dan bebas pada Desember 2018. Kelompok al-Muhajiroun kembali hidup pasca para anggotanya bebas dari penjara.

Neil Basu, Asisten Komisaris Operasi Spesialis di Kepolisian Metropolitan, mengatakan: “Seorang tersangka pria ditembak oleh petugas bersenjata spesialis dari Kepolisian Kota London dan saya dapat mengonfirmasi bahwa tersangka ini meninggal di tempat kejadian, ” seperti dilansir dari Euro News, Sabtu (30/11/19).

Serangan itu terjadi hanya tiga minggu setelah Inggris menurunkan tingkat ancaman terorisme nasionalnya menjadi “substansial” dari “parah”, level terendah sejak 2014.

Ketika polisi anti-terorisme memulai penyelidikan, Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan bahwa siapa pun yang terlibat dalam kejahatan ini dan serangan-serangan ini akan diburu dan akan dibawa ke pengadilan.

“Inggris tidak akan takut, terpecah belah, atau terintimidasi, oleh serangan semacam itu,” kata Johnson.

Rincian tentang bagaimana serangan itu dimulai tidak segera jelas, tetapi sebuah video yang diposting di Twitter menunjukkan sekelompok orang mengintervensi tindakan pelaku sebelum polisi tiba dan menembaknya.

Salah seorang saksi bernama George Robarts mengatakan seorang pria berlari ke arah pelaku bersama beberapa orang lainnya.

“Kami melarikan diri, tapi sepertinya orang itu mengonfrontasi pelaku. Keberanian yang luar biasa,” kata Robarts.

Wali Kota London Sadiq Khan memuji tindakan heroik dari anggota masyarakat yang menggagalkan tersangka dan berlari ke arah pelaku tanpa peduli keselamatan mereka sendiri. Dia mengatakan mereka yang melakukan intervensi tidak tahu bahwa rompi bom yang dipakai oleh tersangka itu palsu.

“Mereka benar-benar yang terbaik dari kita, contoh lain dari keberanian dan kepahlawanan warga biasa di London,” kata Khan.

Stasiun London Bridge yang merupakan salah satu yang tersibuk di Inggris, ditutup dan dievakuasi selama beberapa jam usai serangan. Bangunan-bangunan terdekat, termasuk kantor News UK di dekatnya, rumah bagi The Times dan Wall Street Journal, dikunci.

London Bridge adalah tempat serangan pada Juni 2017 ketika tiga ekstremis menabrakkan mobil van ke pejalan kaki dan kemudian menyerang orang-orang di daerah sekitarnya, menewaskan delapan orang. (Red)


Photo Credit : Serangan teroris di London Bridge tewaskan dua orang. GETTY IMAGES/Chris J Ratcliffe

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Ekosistem Informasi Moderen Membutuhkan Kesehatan Etika
Waktu Baca 2 Menit
Photo Credit: Illustration pencurian data pribadi oleh pihak yang tak bertanggung jawab bisa terjadi kapanpun. GETTY IMAGES/Thomas Trutschel
Keamanan Digital dan Pentingnya Privasi Data Pribadi
Waktu Baca 2 Menit
Pesatnya pertumbuhan penggunaan internet di Indonesia tidak diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam menilai dan mengecek kebenaran sumber informasi media melalui teknologi digital. Kemampuan ini dikenal sebagai literasi media digital.
Budaya Digital dan Pengaruhnya Terhadap Identitas Diri
Waktu Baca 2 Menit
Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika
Waktu Baca 2 Menit

Kasus DPO Agusrin Ternyata Isu Lama yang Terangkat Ulang: Penyidikan Diduga Sudah SP3 Sejak Lama

Waktu Baca 4 Menit

LPS Tegaskan Pentingnya Penjaminan Polis untuk Stabilitas Industri Asuransi

Waktu Baca 3 Menit

Penetrasi Rendah, Industri Asuransi RI Dinilai Masih Punya Ruang Pertumbuhan Sangat Besar

Waktu Baca 4 Menit

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Internasional

Putin Sampaikan Belasungkawa Untuk Bencana di Sumatera dan Aceh

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Trump Akan Hentikan Secara Permanen Migrasi Dari Negara-Negara Miskin ke AS

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Makna Thanksgiving Bagi Warga Indonesia di New York

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

Takaichi dan Meloni, Perjumpaan Dua Wanita Populis di G20

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Tatiana Schlossberg, Cucu Presiden John F. Kennedy Didiagnosis Kanker

Waktu Baca 3 Menit
Internasional

Kekeh Tak Mau Tarik Ucapannya Soal Taiwan, PM Jepang Buat China Makin Geram

Waktu Baca 3 Menit
Internasional

Usai Sebut Mamdani Komunis, Trump Kini Mulai Dukung Wali Kota Terpilih Itu

Waktu Baca 6 Menit
Internasional

Dijatuhi Hukuman, Mantan Presiden Brasil Ditangkap Oleh Polisi

Waktu Baca 1 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?