Kasus Cyber Crime di Indonesia Kian Tinggi

Kasus Cyber Crime di Indonesia Kian Tinggi

“Justru yang banyak muncul di tahun 2017 ini adalah cyber crime itu meningkat dengan drastis karena itu tadi si penjahat dan kesempatan sudah bersatu disaku korban betapa bahaya dengan cyber crime itu”

Kasus Cyber Crime di Indonesia Kian Tinggi


Telegraf, Jakarta – Majunya teknologi juga di barengi meningkatnya kejahatan di dunia maya (cyber crime), “justru yang banyak muncul di tahun 2017 ini adalah cyber crime itu meningkat dengan drastis karena itu tadi si penjahat dan kesempatan sudah bersatu disaku korban betapa bahaya dengan cyber crime itu,” ungkap Sity Hikmawati, Komisioner KPAI Bidang Kesehatan.

Dalam acara Peringati Hari Kesehatan Nasional dan Hari Anak Internasional Pemerintah dan LSM tanda tangani petisi Lindungi Anak Indonesia dari Pangan yang Tidak Sehat, di Jakarta, minggu (19/11/17).

Sity mengatakan kejahatan ini terjadi bila 3 unsur terpenuhi, yaitu unsur yang potensial menjadi korban, potensial menjadi pelaku dan kesempatan antara korban dan pelaku bertemu, karena sekarang kejahatan sudah berada disaku dengan kecanggihan teknologi.

“Kalau dulu ada orang “jahat” mampir ke rumah kita, kita sudah bisa antisipasi, (eh kenapa ada orang di depan pager kok liat liat terus di rumah) disini kita sudah mulai curiga,” ungkap Sity pada saat konfrensi pers.

Sity menjelaskan kesempatan kejahatan yang sekarang terjadi sangatlah luas dan tidak ada batas sehinga ini menjadi sulit untuk terdeteksi. Perlindungan yang paling optimal di lakukan adalah bukan lagi terhadap olang luar tetapi pada calon korban.

Sity mencontohkan jadi kalau calon korbannya anak, anaklah yang harus di perkuat dan calon korbannya ibu, ibulah yang harus di perkuat bahwa keluarga atau lingkungan yang berada di sekitar calon korban itu mendukung betul.

Kasus pada anak banyak terjadi karena kurangnya waktu komunikasi antara keluarga (ayah dan ibunya) dibanding dengan gadget. Waktu interaksi dengan orang tua itu lebih sedikit dibanding waktu anak anak dengan gadget ini yang perlu di waspadai.

Walaupun sudah ada peraturan, Undang-Undang sampai dengan sanksi tegas yang telah diatur dalam UU ITE serta Undang-Undang tahun 2008 pasal 27, 28, 29, 30 dan KUHP tentang penggunaan internet secara negatif, namun sampai sekarang kejahatan cyber masih terus tinggi di Indonesia. (Red)

Photo Credit : Atti Kurnia/Telegraf.co.id


 

Atti K.

close