Kampanye Agus PIK: Salah Satu Ciri Dari Indonesia Adalah Kemajemukan

Kampanye Agus PIK: Salah Satu Ciri Dari Indonesia Adalah Kemajemukan

"Terima kasih atas sambutan warga Tionghoa dalam menerima saya dan Mpok Sylvi. Kami melihat ada bentuk kebhinnekaan di sini,"

Kampanye Agus PIK: Salah Satu Ciri Dari Indonesia Adalah Kemajemukan


Telegraf, Jakarta – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor satu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sylviana Murni disambut oleh komunitas Tionghoa saat berkampanye di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

“Terima kasih atas sambutan warga Tionghoa dalam menerima saya dan Mpok Sylvi. Kami melihat ada bentuk kebhinnekaan di sini,” ujar Agus di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Sabtu (3/12).

Agus dan Sylvi datang ke Pantai Indah Kapuk ditemani sejumlah tim kampanye, serta politisi PKB Daniel Johan yang mewakili komunitas Tionghoa Jakarta. Saat tiba, mereka langsung disambut pengurus Hopeng Agus yang merupakan komunitas Tionghoa pendukung Agus-Sylvi.

Menurut Agus, warga Tionghoa di DKI Jakarta bukan milik satu pasangan calon tertentu, melainkan seluruh pasangan calon. Dia menekankan keberadaan komunitas Tionghoa merupakan bukti kemajemukan warga Ibu Kota. “Salah satu ciri dari Indonesia adalah kemajemukan, yang harus kita jaga,” ujar Agus.

Politisi PKB Daniel Johan mengatakan bahwa komunitas Tionghoa melihat Agus dan Sylvi memiliki kemapanan program. Menurut Daniel, warga Tionghoa berharap Agus-Sylvi dapat menjamin terciptanya stabilitas ekonomi, sosial dan politik, sehingga menciptakan pertumbuhan ekonomi dan sektor riil maupun industri berjalan maksimal.

“Mereka berharap situasi di segala aspek kondusif. Agar pertumbuhan industri berjalan, sehingga bisa menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat DKI serta menurunkan angka kemiskinan dan kriminal,” kata Daniel.

Daniel juga menyampaikan bahwa warga Tionghoa berharap Agus-Sylvi dapat menjamin persamaan hak dan kewajiban semua warga tanpa diskriminasi dalam bentuk apapun baik ekonomi, sosial, politik, budaya dan hukum. (Red)

Foto :  Agus Harimurti Yudhoyono sambangi komunitas Tionghoa, salah satu ciri dari Indonesia adalah kemajemukan, Sabtu (3/12). | Dicky Sasra


KBI Telegraf

close