Koalisi Mahasiswa Dan Pemuda Anti Korupsi Desak KPK Usut Korupsi Jumbo E-KTP

Koalisi Mahasiswa Dan Pemuda Anti Korupsi Desak KPK Usut Korupsi Jumbo E-KTP

"Diantaranya yang juga diduga menikmati uang korupsi Jumbo proyek E-KTP 2,3 Trilyun.seperti Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah yang dulu pernah menjadi anggota DPR, Yasona Laoly, Menteri Hukum dan HAM yang dulu juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI, Oly Dondokambey, Gamawan Fauzi dan lain-lain," Aksi

Koalisi Mahasiswa Dan Pemuda Anti Korupsi Desak KPK Usut Korupsi Jumbo E-KTP


Telegraf, Jakarta – Ratusan Pendemo yang terdiri dari Mahasiswa dan Aktivis yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Dan Pemuda Anti Korupsi kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung KPK Jl. HR. Rasuna Said Kuningan Jakarta, Senin, (08/01/2017) siang tadi dengan membawa keranda sebagai simbol matinya KPK sebagai penegak pemberantasan korupsi.

Karena menurut, Didin S, Koordinator lapangan Koalisi Aksi Mahasiswa Dan Pemuda Anti Korupsi (KAMPAK) saat ditemui saat aksi unjuk rasa menyatakan dengan tegas bahwa KPK harus segera ringkus semua koruptor jumbo penikmat proyek E-KTP dan tuntaskan semua penikmat koruptor korupsi jumbo E-KTP baik yang di eksekutif, Kemendagri, Yudikatif atau di DPR dan pengusaha yang juga terlibat di dalamnya.

“Diantaranya yang juga diduga menikmati uang korupsi Jumbo proyek E-KTP 2,3 Trilyun.seperti Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah yang dulu pernah menjadi anggota DPR, Yasona Laoly, Menteri Hukum dan HAM yang dulu juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI, Oly Dondokambey, Gamawan Fauzi dan lain-lain,” jelas Didin S kepada media.

Oleh karena itulah KOMPAK dalam aksinya di KPK kembali menyerukan dengan tegas dalam pernyataan sikapnya Resolusi 2018; KPK segera Tangkap dan Adili Semua koruptor penikmat Jumbo Korupsi Proyek E-KTP 2,3 Trilyun. (Red)

Photo Credit : Telegraf/Mistqola


Atti K.

close