Kalahkan Ganjar Pada Nominasi Capres Musra, Ini Kata Sandiaga Uno

Oleh : Edo W.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatir (Menparekraf) Sandiaga Uno. Kumparan/Jamal Ramadhan

Telegraf – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengapresiasi hasil Musyawarah Rakyat (Musra) Indonesia di Bandung, Jawa Barat yang digelar pada (28/08/2022) lalu. Hasil Musra itu mencatat namanya berada di urutan kedua sesudah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam daftar bakal calon presiden (capres) harapan rakyat.

“Patut diapresiasi, sebagai pemberi semangat. Arahan Pak Jokowi untuk terus membangun prestasi khususnya bagi warga Jawa Barat,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima, Kamis (01/09/2022).

Ia menegaskan masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan khususnya dalam membangkitkan dan memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Tentunya masih banyak PR seperti inflasi, harga kebutuhan pokok, bagaimana solusinya, kita harus bergerak langsung bahkan hadir di tengah-tengah masyarakat,” terangnya.

Menurutnya, sekarang ini masyarakat akan mengalami tekanan lebih besar dengan rencana kenaikan harga BBM yang secara tidak langsung akan membuat berbagai kebutuhan pokok akan semakin tinggi harganya.

“Kita harus dapat memberi insentif untuk para pelaku parekraf. Saat ini dunia tengah mengalami tekanan akibat kondisi global peperangan dan perubahan iklim yang ikut mempengaruhi kondisi ekonomi banyak negara termasuk Indonesia,” imbuhnya.

Namun, mantan Wakil Gubernur DKI dan Wakil Capres Prabowo Subianto pada pilpres 2019 ini, meminta masyarakat untuk tetap optimistis dan yakin Indonesia bisa melewati masa-masa ekonomi yang tertekan tersebut.

“Pembangunan yang dilakukan pemerintahan Presiden Jokowi dengan berbagai upaya pemerataan pembangunan dan tentunya perlu dilanjutkan,” paparnya.

Seperti diketahui, Ketua Dewan Pengarah Musra Indonesia Andi Gani mengatakan ada hasil yang mengejutkan dari Musra I di Bandung terkait capres harapan rakyat. Nama Sandiaga Uno meraih dukungan sebanyak 968 pemilih atau 16,92% dari total pemilih 5.721 pemilih.

Angka ini membuat Sandiaga Uno berada di urutan kedua, setelah Jokowi yang meraih dukungan 1.704 pemilih (29,79%). Bahkan Sandiaga Uno bisa mengalahkan Ganjar Pranowo yang berada di urutan ketiga (16,10%) dan Prabowo Subianto (11,10%).

Sedangkan untuk Gubernur Jawa Barat sendiri, Ridwan Kamil hanya berada di urutan keenam dengan meraih dukungan 296 pemilih (5,17%), yang berada di bawah Gubernur DKI Anies Baswedan di urutan kelima dengan perolehan dukungan 516 pemilih (9,02%).

Lainnya Dari Telegraf


 

Copyright © 2024 Telegraf. KBI Media. All Rights Reserved. Telegraf may receive compensation for some links to products and services on this website. Offers may be subject to change without notice. 

Telenetwork

Kawat Berita Indonesia

close