Jonathan Rea dan Tom Sykes Mendapatkan Kritikan Dari CEO Ducati Atas Sikapnya

Jonathan Rea dan Tom Sykes Mendapatkan Kritikan Dari CEO Ducati Atas Sikapnya

"Saya membalap dengan hati; membalap sebisa mungkin yang saya bisa. Ketika saya melihat tak mungkin untuk menang (di Qatar), saya memutuskan untuk bekerja bagi tim dan Kawasaki,"

Jonathan Rea dan Tom Sykes Mendapatkan Kritikan Dari CEO Ducati Atas Sikapnya

Telegraf, Qatar – CEO Ducati, Claudio Domenicali, mengkritik dua pebalap Kawasaki dalam ajang kejuaraan dunia Superbike, Jonathan Rea dan Tom Sykes.

Seperti dikutip dari Motor Sport, Domenicali menyebut Rea dan Sykes telah bersikap ‘seperti bukan seorang olahragawan’ saat seri final di Qatar, 30 Oktober 2016.

Dalam seri tersebut Rea berada di posisi kedua dalam balap di Qatar. Ia sedang berupaya menyusul pebalap Ducati, Chaz Davies. Namun, Rea lalu memelankan motornya dan memberi ruang kepada Sykes untuk menyalip saat putaran terakhir.

Hal itu pun membuat Sykes mampu unggul dua poin atas Davies di klasemen pebalap. Tak hanya itu, musim ini merupakan kali pertama pebalap Kawasaki finis satu dua.

“Dengan kemenangan ini (di Qatar), dia (Davies) sedikit lagi mengakhiri musim di urutan kedua dalam klasemen kejuaraan, yang mana dia kehilangan hanya dua poin karena tindakan yang patut dipertanyakan dan tentu saja tak sportif dari penasihatnya (Kawasaki) pada putaran final di hari Minggu,” tutur Domenicali seperti dikutip dari Motor Sport.

Musim kompetisi kejuaraan dunia super bike tahun ini dimenangkan Rea. Itu adalah gelar juara dunia kedua bagi pebalap asal Irlandia Utara tersebut. Rea sendiri menyampaikan alasan yang menyebut dia melambat dan memberi ruang bagi Sykes untuk melaju.

“Saya membalap dengan hati; membalap sebisa mungkin yang saya bisa. Ketika saya melihat tak mungkin untuk menang (di Qatar), saya memutuskan untuk bekerja bagi tim dan Kawasaki,” kata Rea yang kali pertama juara dunia Superbike pada tahun 2015.

Sementara itu Sykes menambahkan dirinya puas dengan kerja sama tim yang ditunjukkan Rea.

“Ini adalah sesuatu yang saya sangat apresiasi,” kata pebalap 31 tahun asal Inggris tersebut. (Red)

Foto : Tom Sykes dan Jonathan Rea saat bertarung di SBK Superbike Acerbis Italia. | Reuters

KBI Telegraf

close