Java Jazz Festival 2017 Penuh Musisi, Penuh Warna, Penuh Program

Java Jazz Festival 2017 Penuh Musisi, Penuh Warna, Penuh Program

"Penampilan yang paling ditunggu tahun ini adalah peraih Grammy dan Latin Grammy Awards, Chick Corea yang akan hadir dengan The Chick Corea Elektric Sand feat Dave Weck, Nathan East, Eric Marienthal, Frank Gambale. Arturo Sandoval, dan Ne-Yo,"

Java Jazz Festival 2017 Penuh Musisi, Penuh Warna, Penuh Program


Telegraf, Jakarta – Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2017 siap digelar, kali ini JJF memasuki tahun yang ke-13 pada 3-5 Maret 2017. Dijadwalkan kira-kira akan ada 1.000 musisi bakal tampil dalam festival musik jaz tahunan terbesar di Indonesia tersebut dimana para musisi itu didatangkan langsung dari luar dan dalam negeri.

 Dewi Gontha selaku Dirut Java Festival Production, mengatakan bahwa selama tiga hari pertunjukkan, secara total akan ada 1000 musisi yang akan perform dimana semuanya itu terdiri dari 700 musisi internasional dan 300 musisi lokal.

“Tahun ini kita angkat konsep Betawi dan Ondel-Ondel. Artis yang sudah hadir 30 persen dan akan terus berdatangan sampai tanggal 4 Maret. Total selama tiga hari ada 170 shows di 14 panggung,” ungkap Dewi dalam konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (1/3/2017).

“Penampilan yang paling ditunggu tahun ini adalah peraih Grammy dan Latin Grammy Awards, Chick Corea yang akan hadir dengan The Chick Corea Elektric Sand feat Dave Weck, Nathan East, Eric Marienthal, Frank Gambale. Arturo Sandoval, dan Ne-Yo,” terang Dewi.

Sedangkan musisi-musisi luar negeri yang sudah tiba di Indonesia diantaranya adalah Elliott Yamin dan Anthony Strong. Selain itu, masih ada deretan musisi lain yang dijadwalkan hadir seperti Ne-Yo, Sergio Mendes, dan Chick Corea Electric Band.

Sementara untuk musisi Indonesia, deretan penyanyi muda seperti Afgan, Tulus, Yura Yunita, dan Hi-Vi! dikonfirmasi turut mengisi Java Jazz Festival 2017. Tidak hanya generasi muda, musisi lokal senior layaknya Dwiki Dharmawan juga siap unjuk gigi.

“Saya berterima kasih bisa tampil di Java Jazz Festival dan tidak pernah absen selama tiga belas kali diadakan. Event ini bisa digunakan musisi Indonesia untuk menjaring networking dengan seluruh musisi yang ada di dunia,” kata Dwiki

Dewi menambahkan, untuk pertama kali dalam 13 tahun pelaksanaannya Jakarta International BNI Java Jazz Festival tahun ini tidak ada special show. Dengan hanya membeli daily pass atau 3 day pass, pengunjung Java Jazz Festival dapat menikmati semua pertunjukan yang ada di 14 panggung yang tersebar di JIExpo Kemayoran Jakarta.

“Nanti ada segmen Tribute to Whitney Houston oleh Dira Sugandhi, Kamasean, Lea Simanjuntak, dan Soundwave. Kemudian Barasuara bersama Ron King Horn Session. Ada juga kolaborasi Endah N Rhesa dengan Duadrum,” tambah Sandy selaku panitia dari JJF.

Secara keseluruhan, JJFl 2017 akan menghadirkan 170 perform dan musisi penampil di 14 panggung selama tiga hari berturut-turut.

“Dengan tidak ada spesial show, minat pengunjung membeli tiket daily malah meningkat. Terutama untuk Sabtu dan Minggu. Hal itu, sejalan dengan visi dan misi untuk mempromosikan Indonesia di mata dunia, Java Jazz Festival menjadi melting pot antara musisi Indonesia dan musisi Internasional,” ungkap Dewi.

Dari sisi pihak sponsor pendukung ada Bank Negara Indonesia (BNI) yang kembali mendukung  Java Jazz Festival (JJF) 2017.

Lebih lanjut, perhelatan BNI Java Jazz Festival yang berlangsung selama tiga hari itu ditargetkan menjadi potensi pundi keuntungan (cuan) bagi perseroan. Sponsor utama Java Jazz ini menargetkan bisa membukukan transaksi Tapcash sebesar Rp 2,87 miliar atau meningkat 15 persen dibandingkan 2015 atau sama dengan target kenaikan jumlah pengunjung. Begitupun dengan jumlah Tapcash edisi khusus yang pada kali ini ditargetkan terjual sebanyak 13.225 atau naik 15 persen dibandingkan tahun lalu.

“Mulai tahun lalu refund-nya sedikit. Tahun ini dengan akselerasi Tapcash yang sudah bisa diterima di semua pintu tol, Transjakarta, Commuter Line diharapkan tidak ada alasan untuk refund. Tahun ini momentum tepat dorong Tapcash,” ucap dia.

Dengan acara BNI Java Jazz Festival ini, menurut Anggoro, diharapkan brand awareness ke konsumer dari Tapcash akan meningkat. “Secara umum, dengan jumlah transaksi Tapcash semakin meningkat maka diharapkan jumlah dana murah BNI yang terkumpul akan semakin banyak,” imbuhnya.

Untuk memudahkan publik pecinta musik agar lebih nyaman menikmati acara JJF 2017, BNI menyiapkan beberapa program yang menarik seperti, program akuisisi dan usage, di mana pembukaan rekening BNI dan pengajuan kartu kredit serta transaksi eBanking akan mendapat merchandise, dan cashback hingga 5 persen untuk pembelanjaan di beberapa merchant exhibition terpilih minimal transaksi Rp 300.000.

Selain menawarkan konsep dan panggung yang berbeda, JJF tahun ini juga akan menampilkan tribute untuk legenda musik jazz yang meninggal tahun ini, Al Jarreau. Beberapa musisi lokal akan berkolaborasi dengan musisi luar di gelaran Tribute to Al Jarreau.

Selanjutnya, ada program activation and loyalty di mana BNI Project menampilman Dira Sugandi, Lea Simanjuntak, Kamasean dan Soundwafe yang membawakan konsep tribute to Whitney Houston di BNI hall B3C3 pada Jumat 3 Maret pukul 22.30-23.45 WIB. (Red)

Photo credit : Telegraf/Koeshondo W. Widjojo


KBI Telegraf

close