Jangan Kaitkan Soal Besar Kasus Penistaan Agama Dengan Permalahan Pilkada

"Maka akan muncul terus konflik agama yang akan menggagu stabilitas NKRI,"

Jangan Kaitkan Soal Besar Kasus Penistaan Agama Dengan Permalahan Pilkada
Mothercare Indonesia

Telegraf, Jakarta  – Ketua DPP Partai Gerindra, Sodik Mudjahid meminta semua pihak untuk tidak mengkait-kaitkan proses hukum kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan Pilkada.

Pasalnya menurut dia justru kasus penistaan agama mengisyaratkan bahwa ada masalah yang lebih besar lagi ketimbang Pilkada.

“Yakni satu, edukasi keteladanan seorang gubernur dalam membangun budaya saling menghormati agama,” jelas Wakil Ketua Komisi VIII ini kepada wartawan, Senayan, Jakarta, Selasa (15/11).

Kedua, menurutnya adalah edukasi penegakan hukum bagi penista agama. Dimana aparat hukum harus bertindak adil. Sebab jika para pelaku penista agama dibiarkan dan tidak dihukum, maka ke depan dia yakin budaya menghormati agama lain akan hancur.

“Maka akan muncul terus konflik agama yang akan menggagu stabilitas NKRI,” lanjutnya. (Red)

New Chic

Foto : Ahok diduga melakukan penistaan agama. | Ist. Photo

KBI Telegraf
Citibank PH Loans
H&M (Hennes & Mauritz) / CPS