Jamsyar Bukukan Laba Sebesar 21,54 Milyar Hingga November 2018

"Jamkrindo Syariah 2018 meski belum di tutup pembukuannya sudah mempunyai kinerja yang sangat memuaskan volume penjaminan sebesar 21 triliun untuk 2018 ini tumbuh sebesar 94 persen dibandingkan tahun lalu 2017,"

Jamsyar Bukukan Laba Sebesar 21,54 Milyar Hingga November 2018


Telegraf, Jakarta – PT Jamkrindo Syariah (Jamsyar) bukukan laba sebesar Rp 21,54 miliyar di akhir tahun 2018. Laba tersebut didukung oleh kenaikan nilai penjaminan  Jamsyar sebesar Rp21,15 triliyun tumbuh100 persen year on year (YoY) dibanding tahun lalu di waktu yang sama yaitu 2017 yang tercatat sebesar 11 triliyun.

“Jamkrindo Syariah 2018 meski belum ditutup pembukuannya sudah mempunyai kinerja yang sangat memuaskan volume penjaminan sebesar 21 triliun untuk 2018 ini tumbuh sebesar 94 persen dibandingkan tahun lalu 2017,” hal itu diungkapkan Direktur Utama Jamsyar Gatot Suprabowo dalam konfrenai pers di Jakarta.
Gatot mengatakan dengan pertumbuhan tersebut Jamsyar optimis di tahun 2019 akan tumbuh lebih baik  dan target bisa mencapai 39 persen “Tahun 2019, Jamkrindo Syariah masih sangat optimistis untuk bisa tumbuh di atas 39 persen,” ungkap Gatot Senin (31/12).
Untuk mencapai target tersebut Jamsyar sudah bekerjasama dengan berbagai mitra dan terus membuka kantor layanan di 3 kota yaitu lampung, Pekanbaru dan Balikpapan yang diawal tahun 2019 sudah bisa berperasi.
Untuk memperkuat kinerja tahun 2019 Menteri BUMN sudah menyetujui untuk penambahan  modal usaha sebesar 300 miliyar secara bertahap yang sudah mulai di kucurkan sebesar Rp50 miliyar Desember 2018.
“Komitmen dari pemegang saham dari perusahaan pemegang saham yang di setujui oleh ibu menteri BUMN Jamsyar akan mendapatkan modal 300 M secara bertahap,” kata Gatot.
Gatot menyebutkan kepercayaan  yang sangat mantap dimana Jamsyar terus meningkatkan pelayanan untuk seluruh pelaku usaha dan seluruh mitra bisnis di seluruh indonesia.
Perlu diketahui hingga saat ini jamsyar sudah mempunyai jaringan layanan sebanyak 1 kantor pusat yang berada di Jakarta, 4 kantor cabang yaitu Medan, Bandung, Surabaya dan Palembang, serta 9 kantor unit pelayanan yang terletak di Aceh, Lampung, Potianak, Semarang, Banjarmasin, Mataram, Balikpapan, Makasar dan Pekanbaru. (red)

Credit Photo : Direktur Utama Jamsyar Gatot Suprabowo (tengah) dan Direktur Keuangan Endang Sri Winarni (kiri)

Baca Juga :   Kuartal II 2021 BTN Bukukan Laba Sebesar Rp920 miliar

Atti K.

close