Intensif Pajak Picu Pertubuhan Oleokimia

Berdasarkan pengamatan kami, kebijakan insentif tax allowance dan tax holiday yang dikombinasikan pungutan sawit sangat efektif dan mampu mendorong Industri oleokimia"

Intensif Pajak Picu Pertubuhan Oleokimia

Telegraf, Jakarta – Sejak 3 tahun terakhir jumlah perusahaan oleochemical di Indonesia tumbuh pesat dengan kapasitas produksi 11,326 juta ton/tahun dengan nilai investasi sebesar Rp 4,8,4 triliun.

Ini berarti Industri Oleokimia semakin ada angin segar ditambah Pemberian insentif pajak mampu mendorong pertumbuhan industri oleokimia yang bersifat padat modal dan padat teknologi.

“Berdasarkan pengamatan kami, kebijakan insentif tax allowance dan tax holiday yang dikombinasikan pungutan sawit sangat efektif dan mampu mendorong Industri oleokimia,” ungkap Abdul Rochim Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian RI dalam sambutan Seminar Oleokimia bertemakan “Ragam Industri Pengguna Produk Oleokimia Indonesia” di Jakarta.

Sektor oleokimia, Abdul Rochim, menjelaskan termasuk sektor industri yang mendapatkan fasilitas perpajakan tax allowance dan tax holiday berkaitan investasi baru dan perluasan industri. Lebih dari 10 proyek perusahaan oleokimia dan/telah mendapatkan tax incentive.

Lanjut Abdul Rochim, ada dua tantangan utama industri oleokimia yaitu pengamanan bahan baku industri dan inovasi menambah ragam jenis produk hilir. “Sudah ada usulan dari APOLIN untuk menyempurnakan tarif pungutan untuk menjamin pasokan bahan baku industri. Saat ini, sudah ada tim antar kementerian yang membahas persoalan ini,” paparnya.

Industri oleokimia sebagai building block aneka produk hilir, maka aktivitas riset untuk menghasilkan inovasi terkini menjadi ujung tombak dalam penguasaan pasar global. Diantaranya biolubricant, biosurfaktan, bioplastik, biopolymer hingga biomaterial canggih.

“Kekuatan industri oleokimia berbasis minyak sawit ini terletak pada kemampuan substitusi produk minyak bumi, sehingga lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan (sustainable),” jelasnya. (Red)


Credit photo : iluatrasi kelapa sawit


 

Share



Komentar Anda