Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Inspirasi dan Motivasi Bagi Generasi Muda Melalui Buku Biografi ”Panggil Saya Mas Yos”
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Lifestyle

Inspirasi dan Motivasi Bagi Generasi Muda Melalui Buku Biografi ”Panggil Saya Mas Yos”

Atti K. Rabu, 11 September 2024 | 20:18 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Photo Credit : Elshinta memukul gong menandai di luncurkannya buku biografi Mas Yos. FILE/Telegraf
Bagikan

Telegraf – Inspirasi dan motivasi bagi generasi muda dalam industri musik Indonesia dalam buku biografi “Panggil Saya Mas Yos.

“Sebuah sejarah musik, rekaman dan radio di Indonesia mencapai momen penting dengan diresmikannya Peluncuran Buku Panggil Saya Mas Yos dan Pameran Arsip Sejarah Musik Indonesia Pasca-Kemerdekaan,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Menparekraf) Sandiaga S. Uno dalam peluncuran buku tersebut di Jakarta, Rabu (11/09/2024).

Bertepatan dengan peringatan Hari Radio Nasional, Rabu (11/09/2024), sejarah musik dan radio Indonesia mencapai momen penting dengan peluncuran buku biografi “Panggil Saya Mas Yos”

Sebuah bukku yang mengabadikan perjalanan hidup Komodor Muda (Purn.) R. Suyoso Karsono yang akrab dipanggil Mas Yos bagi yang mengenalnya. Mas Yos adalah tokoh kunci dalam sejarah industri musik rekaman dan radio di Indonesia. Sebuah catatan penting yang ditorehkan di dalam buku tentang kepeloporan industri ekonomi kreatif dalam bidang musik, rekaman dan radio yang kita kenal saat ini.

“Saya mengharapkan bahwa segala proses perjuangan Mas Yos yang luar biasa ini, – bahwa tantangan yang dihadapinya di masa itu hingga upaya kita untuk keberlanjutan industri ini di Indonesia tetap terus dicari cara mengatasinya, terus bergairah dalam beradaptasi secara inklusif dan terus-menerus untuk bertahan dan maju berkembang dengan bentuk baru di era digital dan AI ini dengan baik,” ungkap Sandiaga Uno.

Elshinta Suyoso, sebagai ahli waris mewakili keluarga Mas Yos, juga penggagas ‘A Tribute to Mas Yos’ menuturkan, tidaklah mudah untuk menghadirkan secara utuh gambaran tentang sosok Bapak kami, yang biasa disapa dengan Mas Yos – dari kiprahnya sebagai yang ‘serba pertama’ dalam industri musik, rekaman dan stasiun radio di Indonesia ke dalam buku.

Baca Juga :  Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak

“Karena bisa dicatat dari mana kita mau melihatnya, tergantung dari sisi mana kita memandangnya. Itulah sebabnya dilakukan wawancara dengan mereka yang adalah para penyanyi, musisi dan pengamat sebagai narasumber kunci seperti yang ditemui dalam rangkaian bab di dalam buku,” ujar Elshinta.

Dikesempatan yang sama Emil Salim mengatakan di tahun 1950, yang negara mulai normal, radio transistor di rumah selalu mendengarkan gelombang Elshinta.

“Karena dari kecil saya hidupnya keras dan remaja ingin damai tenang, Elshinta mulailah emutar lagu lagu popular saat itulah mulai muncul lagu lagu tenang.Kalau dulu radio RRIkan banyak pidato, radio elshinta, dan ada piringan hitam juga ada irama indah, lalu pilihan lagu yg enak di dengar, praktis saya tidak lagi mendengar RRI,” ungkapprof. Emil.

Ia mengungkapkan rasa berterimakasih bahwa ditengah tengah bangsa yang sedang bergumul dengan semangat colonial, jepang kekerasan revolusi dan sebagainya, ada periode yang penuh keceriaan kedamian, penuh kecintaan senang pada kehidupan yang tidak melalui lagu lagu oleh Elshinta.

Ahmed Kurnia Soeriawidjaja, sebagai penulis buku “Panggil Saya Mas Yos” menuturkan, kini saatnya untuk mengenang, menghargai, dan melanjutkan perjuangan Mas Yos. Bagi generasi muda, buku ini memberikan inspirasi untuk terus berinovasi, menjembatani masa lalu dan masa depan industri musik dan radio di Indonesia.

“Buku ini bukan hanya untuk mengenang jasa-jasa Mas Yos, tetapi juga untuk memberikan inspirasi dan motivasi bagi generasi berikutnya,” kata Ahmed

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Penyampaian Fakta Soal Papua Harus Berimbang Dengan Solusi
Waktu Baca 3 Menit
Pesta Babi, Papua dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia
Waktu Baca 11 Menit
Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak
Waktu Baca 2 Menit
DPR: Jadi Ancaman Serius, Judol Telah Merambah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Waktu Baca 2 Menit
Pertahanan Semesta di Era Digital Melalui Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber
Waktu Baca 2 Menit

Gandeng DPR, Komdigi Tegaskan Kolaborasi Berantas Darurat Narkoba

Waktu Baca 2 Menit

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru

Waktu Baca 4 Menit

Pemerintah Siapkan Insentif Besar untuk Kendaraan Listrik, Target 100 Ribu Unit

Waktu Baca 2 Menit

‘Lihatlah Sedalam-Dalamnya’ Dalam Perjalanan Hidup R.B. Setiawanta

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Inspire Rally Series 2026 Digelar di Bekasi
Lifestyle

Padel Jadi Ruang Baru Kaum Urban Bangun Koneksi, Inspire Rally Series 2026 Digelar di Bekasi

Waktu Baca 4 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Lifestyle

Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern

Waktu Baca 4 Menit
Baju Padel Wanita
Lifestyle

5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000

Waktu Baca 4 Menit
Gindaco - Promo Hari Kartini
Lifestyle

Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia

Waktu Baca 6 Menit
Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
Lifestyle

DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Lifestyle

Korban Tas Branded Hilang Desak EcoRing Tanggung Jawab

Waktu Baca 5 Menit
Lifestyle

Kesehatan Jadi Salah Satu Prioritas Utama Pemerintah

Waktu Baca 3 Menit
Lifestyle

Jelang Natal dan Tahun Baru Kemana Tujuan Wisata Anda? Simak Info Dari Kemenpar Ini

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?