Ini Yang Harus Dilakukan di Industri 4.0 Agar Terus Eksis

"Jadi kuncinya mulai apa yang kita perlukan saja. Jadi jangan berfikir menyesuaikan industri 4.0 ini sangat kompleks"

Ini Yang Harus Dilakukan di Industri 4.0 Agar Terus Eksis

Telegraf, Jakarta – Banyak masyatakat masih bungung bagaimana memasuki dunia industri 4.0, apa pertama yang dilakulan untuk memasuki dunia tersebut, agar tidak ketinggalan dengan dunia luar. Franky Cristian ketua DPD, Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (Aptiknas) DKI Jakarta usah sebagai pembicara dalam induatri 4.0 Forum dengan tema Calibrating Industry 4.0 to Indonesia’s Indudtry Sektor Needs Now & Why it Matters mengatakan Jangan berfikir komplek mulailah dengan apa yang kita butuhkan.

“Jadi kuncinya mulai apa yang kita perlukan saja. Jadi jangan berfikir menyesuaikan industri 4.0 ini sangat kompleks,” ungkapnya di Jakarta.

Franky menjelaskan apa yang harus dilakukan adalah mulai dari pain point, bukan malah justru yang menjadi kelebihanya suatu industri, itulah gunanya Industri teknologi, karena teknologi fungsinya adalah membantu agar lebih mudah.

“Mulai yang mereka bisa dan butuhkan, apa yang sangat dibutuhkan pertama kali, jadi pain point, sakitnya dimana sih dalam suatu proses industri mereka kurang dimana dan ini setiap perusahaan akan mempunyai point of view yang berbeda,” tutur Franky.

Hal serupa juga dikatakan oleh Raimun Klein Executive vice President, SIEMENT Digital Industries, agar terus bisaing di jaman Industri 4.0 adalah, pertama harus memulai, untuk sukses adalah bagaimana meningkatkan efisiensi dengan mengunakan teknologi.

“Dengan adanya Industri 4.0 perusahaan sebisa mungkin meningkatkan efisiensi hingga 40 persen, dengan teknologi yang ada, dan yang terpenting lagi adalah komitmen dalam membangun kapabilitas atau bisa bekerjasama dengan mitra yamg sesuai dengan perusahaan,” jelasnya. (Red)


Photo Credit : Franky Cristian ketua DPD, Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (Aptiknas) DKI Jakarta (paling kiri), Raimun Klein Executive Vice President, SIEMENT Digital Industries (ka ke 3), dalam Induatry 4.0 Forum di Jakarta/TELEGRAF


Bagikan Artikel



Komentar Anda