Indonesia Terpilih Menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB

"Kelima negara tersebut akan menempati posisi sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) untuk masa jabatan selama dua tahun hingga akhir 2020 mendatang."

Indonesia Terpilih Menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB

Telegraf, New York – Majelis Umum PBB pada Jumat, (08/06/18) telah memilih lima negara sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan mulai 1 Januari 2019 mendatang. Kelima negara terpilih tersebut yakni Indonesia, Jerman, Belgia, Afrika Selatan dan Republik Dominika, Indonesia mendapat 144 suara dari 193 negara anggota PBB.

Kelima negara tersebut akan menempati posisi sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) untuk masa jabatan selama dua tahun hingga akhir 2020 mendatang.

Dewan Keamanan PBB

Untuk kali pertama dalam sejarah politik Tanah Air, Indonesia akhirnya terpilih menjadi salah satu anggota tidak tetap di Dewan Keamanan PBB.

Indonesia menjadi anggota Perserikatan Bangsa Bangsa ke-60 pada tanggal 28 September 1950. Artinya Indonesia menjadi anggota Dewan Keamanan PBB setelah 68 tahun menjadi anggota.

Setiap kandidat negara memerlukan sedikitnya dua pertiga dari total suara yang masuk untuk dapat menempati kursi anggota tidak tetap Dewan Keamanan.

Ada 190 dari total 193 anggota PBB memberikan suaranya dalam pemilihan kali ini. Setiap kandidat negara mewakili regional masing-masing. Indonesia dan Maladewa bersaing untuk menjadi wakil kawasan Asia Pasifik.

Indonesia akhirnya terpilih setelah unggul dari Maladewa yang hanya memperoleh 46 suara. Setiap regional memiliki aturan tersendiri dalam menentukan kandidat negara untuk maju dalam pemilihan anggota Dewan Keamanan.

Uni Afrika

Uni Afrika sepakat kali ini memberikan kursinya di Dewan Keamanan pada Afrika Selatan dan dalam pemungutan suara mendapat 183 suara.

Presiden Majelis Umum PBB, Miroslav Lajcak mengumumkan hasil pemungutan suara yang berlangsung secara rahasia.

Indonesia memperoleh lebih banyak suara dibanding Maladewa untuk satu tempat terakhir yang diperebutkan, sementara empat negara lainnya lolos tanpa perlawanan, seperti dilansir dari Reuters.

Kelima negara yang terpilih tersebut akan menggantikan anggota tidak tetap Dewan Keamanan yang akan habis masa jabatannya pada akhir 2018, yakni Swedia, Belanda, Etiopia, Bolivia dan Kazakhstan yang menjabat sejak 2017.

Baca Juga  Bela Israel, AS Pilih Mundur Dari Dewan HAM PBB

Dewan Keamanan PBB terdiri dari lima anggota tetap, yakni AS, Rusia, China, Inggris dan Perancis, serta sepuluh anggota tidak tetap yang menjabat selama dua tahun masa jabatan. Setiap tahun Majelis Umum PBB memilih lima negara melalui pemungutan suara tertutup. (Red)


Photo Credit : Anggota delegasi Indonesia dalam pemungutan suara Majelis Umum PBB usai terpilih menjadi salah satu anggota sementara Dewan Keamanan, di New York, Jumat (8/6/2018). Mary Altaffer/Associated Press

Share