Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Indonesia Sabet Emas Pertama di Paralimpiade 2024
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.
Olahraga

Indonesia Sabet Emas Pertama di Paralimpiade 2024

Fajri Setiawan Senin, 2 September 2024 | 21:04 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Kontingen Indonesia meraih medali emas pertama di Paralimpiade 2024 Paris melalui nomor ganda campuran bulutangkis klasifikasi SL3-SU5. Partai final yang digelar di Porte de la Chapelle Arena, Paris, Senin (02/09/2024). FILE/NFC Indonesia
Bagikan

TELEGRAF – Kontingen Indonesia akhirnya meraih medali emas pertama di Paralimpiade 2024 Paris. Indonesia berjaya di nomor ganda campuran klasifikasi SL3 – SU5, dengan dua pasangan Indonesia, Hikmat Ramdani-Leani Ratri Oktila dan Fredy Setiawan-Khalimatus Sadiyah, bertemu di partai final yang berlangsung di Porte de la Chapelle Arena, Paris, pada Senin (02/09/2024).

Terciptanya All Indonesian Final itu menjadi momen yang membanggakan, karena medali emas dan perak sudah dipastikan untuk Indonesia. Namun, perebutan medali emas ini penuh dengan emosi bagi keempat atlet yang bertanding.

Leani Ratri Oktila tidak dapat menahan tangisnya setelah memastikan kemenangan dengan dua set langsung, 21-16, 21-15. Meskipun gembira, Ratri juga merasakan kesedihan karena harus memupus harapan Khalimatus Sadiyah untuk meraih emas.

Pada Paralimpiade 2020, Leani Ratri dan Khalimatus Sadiyah berhasil merebut medali emas di nomor ganda putri SL3 – SU5. Namun, di Paralimpiade 2024, nomor ganda putri tidak dipertandingkan.

“Kalau lawannya dari beda negara kita akan lebih lepas, tetapi karena ini sudah terbiasa bersama, apalagi di Paralimpiade ini tidak ada ganda putri, yang seharusnya saya sama Khalimatus, sekarang jadi lawan,” kata Leani Ratri usai pertandingan.

Terlepas dari situasi tersebut, Leani Ratri sangat bersyukur bisa kembali ke performa terbaiknya setelah sempat tidak percaya diri karena baru saja melahirkan. Keputusan memilih Hikmat Ramdani sebagai partner baru terbukti tepat, karena Hikmat memiliki ambisi besar untuk mencetak prestasi.

“Saya memilih Hikmat yang masih muda, yang mungkin saat itu baru mulai berani tampil. Saya bertekad lagi, saya yakin dan Hikmat juga memotivasi saya, apalagi dengan ambisinya yang sangat besar karena masih muda,” jelas Leani Ratri.

Leani Ratri mempersembahkan medali emas ini untuk keluarganya. Dukungan dari keluarga menjadi faktor penting dalam persiapannya menuju Paralimpiade 2024.

“Rasanya bangga, senang, dan bahagia. Medali ini saya persembahkan untuk anak dan suami saya yang hari ini ulang tahun,” ungkap Leani Ratri.

Hikmat Ramdani juga mengungkapkan rasa bahagianya bisa meraih medali emas pertama di Paralimpiade. Namun, seperti Ratri, Hikmat merasakan bahwa permainan di partai final ini sangat berat.

“Tentunya saya senang banget, tapi rasanya juga kurang lebih sama, mainnya tidak lepas karena mungkin sesama Indonesia. Saya yang biasanya suka teriak-teriak, di pertandingan ini tidak lepas,” kata Hikmat.

Hikmat juga merasa senang bisa berduet dengan Leani Ratri dan berharap bisa terus mengejar prestasi di cabang olahraga para bulu tangkis.

“Partner yang baik, banyak kasih motivasi saat di lapangan maupun di luar lapangan. Mudah-mudahan ke depannya Mbak Ratri jangan pensiun dulu,” tandasnya.

Tambahan medali emas dan perak ini membuat kontingen Indonesia telah melebihi target medali di Paralimpiade Paris 2024. Hingga Senin (2/9) pukul 16.44 WIB, Indonesia sudah mengumpulkan satu emas, empat perak, dan tiga perunggu.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Ekosistem Informasi Moderen Membutuhkan Kesehatan Etika
Waktu Baca 2 Menit
Photo Credit: Illustration pencurian data pribadi oleh pihak yang tak bertanggung jawab bisa terjadi kapanpun. GETTY IMAGES/Thomas Trutschel
Keamanan Digital dan Pentingnya Privasi Data Pribadi
Waktu Baca 2 Menit
Pesatnya pertumbuhan penggunaan internet di Indonesia tidak diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam menilai dan mengecek kebenaran sumber informasi media melalui teknologi digital. Kemampuan ini dikenal sebagai literasi media digital.
Budaya Digital dan Pengaruhnya Terhadap Identitas Diri
Waktu Baca 2 Menit
Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika
Waktu Baca 2 Menit

Kasus DPO Agusrin Ternyata Isu Lama yang Terangkat Ulang: Penyidikan Diduga Sudah SP3 Sejak Lama

Waktu Baca 4 Menit

LPS Tegaskan Pentingnya Penjaminan Polis untuk Stabilitas Industri Asuransi

Waktu Baca 3 Menit

Penetrasi Rendah, Industri Asuransi RI Dinilai Masih Punya Ruang Pertumbuhan Sangat Besar

Waktu Baca 4 Menit

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Olahraga

Indonesia Targetkan Asian Games 2026 dan SEA Games 2027

Waktu Baca 3 Menit
Olahraga

Erick Thohir Dorong Timnas Bisa Memaksimalkan FIFA Series

Waktu Baca 2 Menit
Olahraga

Perhelatan Sepakbola Special Olympics Asia Tenggara Berakhir Malam Ini

Waktu Baca 3 Menit
Olahraga

Special Olympics Southeast Asia Football Competition 2025 Resmi Dibuka di Bandung

Waktu Baca 8 Menit
Foto : FORNAS VIII 2025 resmi dibuka di NTB. (29/7/25). (Doc.Ist)
Olahraga

FORNAS VIII Resmi Dibuka, 18.000 Peserta Padati NTB

Waktu Baca 4 Menit
Foto : PROPAMI CUP VI 2025 di TriboOn Mini Soccer, Jeruk Purut, Jakarta Selatan (19/7/25). (Doc.Ist)
Olahraga

KB Valbury Juara PROPAMI CUP 2025 Lewat Adu Penalti Menegangkan

Waktu Baca 4 Menit
Foto : Walikota Bandung, Muhammad Farhan, menyaksikan langsung laga playoffs IBL 2025 di C-Tra Arena.
Olahraga

IBL 2025 Dapat Acungan Jempol dari Walikota Bandung, Atmosfer Pertandingan Makin Bersahabat

Waktu Baca 4 Menit
Olahraga

Berau Gelar Invitasi Futsal Unified Kalimantan Cup III

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?