Indhex Diharapkan Mampu Dorong Pasar Global

"Indhex juga diharapkan mampu meningkatkan kerja sama yang lebih luas dengan lembaga internasional, dan menjadikan Indonesia sebagai pusat halal value chain dunia melalui penguatan outlet pasar global untuk produk-produk halal dunia"

Indhex Diharapkan Mampu Dorong Pasar Global

Telegraf, Jakarta – Indonesia Halal Expo (Indhex) sebuah ajang promosi terbesar produk syariah dan halal di Indonesia yang diharapkan dapat mempercepat pergerakan Indonesia menjadi center of excellence pengembangan ekonomi dan keuangan syariah serta produk halal di pasar global.

“Indhex juga diharapkan mampu meningkatkan kerja sama yang lebih luas dengan lembaga internasional, dan menjadikan Indonesia sebagai pusat halal value chain dunia melalui penguatan outlet pasar global untuk produk-produk halal dunia,” Hal itu diungkapkan oleh Lukmanul Hakim Direktur Lebaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) di sela sela kegiatan Halal Award 2019 di Jakarta.

Hakim menerangkan kegiatan yang diselengarakan dalam rangka mengimplementasikan pilar ketiga dari blueprint pengembangan ekonomi dan keuangan syariah BI, yaitu penguatan riset, asesmen, dan edukasi, serta ajang pameran terbesar di Indonesia untuk produk-produk yang telah bersertifikat halal MUI.

“Indhex 2019 diselenggarakan berkat kerja sama Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan LPPOM MUI dengan Bank Indonesia (BI), tepatnya Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia (DEKS-BI) serta benarengan dalam ajang program Indonesia Syaria Economic Festival (ISEF) 2019,” imbuh Lukman, Jumat (15/11).

Ia juga mengungkapkan beberapa kegiatan Indhex dalam ISEF 2019, antara lain:
1. Indonesia Halal Expo (INDHEX) LPPOM MUI 2019 (Assembly Hall/JCC), pameran produk halal terbesar di Indonesia.
2. Annual General Meeting World Halal Food Council 2019 (Cendrawasih 1/JCC dan Hotel Sheraton), merupakan pelatihan berskala internasional bagi lembaga sertifikasi halal luar negeri.
3. Anugerah Halal Award 2019 (Assembly Hall/JCC), merupakan ajang peghargaan dari LPPOM MUI kepada para pemangku kepentingan di bidang halal.
4. Seminar Pemilihan Teknik Validasi Kebersihan Sesuai HAS 23000 (IPB International Convention Center/Bogor), menginformasikan prosedur sertifikasi halal, standar halal terkait validasi kebersihan, beserta studi kasus.
5. Workshop on Halal Auditor Standard Based on SKKNI (Hotel Fairmont), berupa pelatihan terkait Sistem Jaminan Halal (SJH).
6. Talkshow:
– Sertifikasi Halal dan Bisnis Kuliner Berbasis Digital, memberikan gambaran mengenai urgensi sertifikasi halal serta daya tarik, keuntungan dan strategi dalam mengembangkan bisnis kuliner berbasis digital.
– Make Up dan Fesyen Muslim: Tren Hijrah Millenial, memberikan pemahaman tentang produk kosmetik halal dan gaya hidup halal.
7. Supporting Program on Infrastructure Island Showcase
8. Supporting Program on Food and Beverages Showcase
9. Business Coaching for Halal Certification Process (Kenari/JCC), merupakan pelatihan dan klinik sertifikasi halal bagi para pelaku usaha. (Red)

Baca Juga :   Sustainable Green di Eco Fashion Angkat Tenun Indonesia

Photo Credit : Direktur Lebaga Pengkajian Pangan Obat-Obatan dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Lukmanul Hakim (tengah) di sela sela kegiatan Halal Award 2019 di Jakarta, Jumat (15/11). TELEGRAF

Tanggapi Artikel