Inasgoc Dorong Tiga Cabang Olahraga Untuk Tambahkan Jumlah Peserta

Inasgoc Dorong Tiga Cabang Olahraga Untuk Tambahkan Jumlah Peserta

"Untuk tiga cabang ini jika mengajukan diri lagi untuk melaksanakan test event mandiri ya tidak bisa karena waktunya sudah sangat sempit. Lagipula kami menginformasikan untuk test event Asian Games ini bukan mendadak melainkan sudah sejak lama. Peserta bisa timnas U-23, atau tim nasional senior, jadi tidak masalah,"

Inasgoc Dorong Tiga Cabang Olahraga Untuk Tambahkan Jumlah Peserta


Telegraf, Jakarta – Inasgoc sebagai Panitia Pelaksana Asian Games 2018, tegaskan bahwa ada tiga cabang olahraga, yaitu basket, voli, dan sepakbola yang terancam bisa batal mengikuti test event Asian Games yang akan diadakan pada 10-24 Februari mendatang di Jakarta karena kekurangan jumlah peserta, Inasgoc sudah menyatakan bahwa jumlah peserta minimal adalah empat negara. Selain dari tiga cabang olahraga tersebut, ada enam cabang olahraga lainnya seperti tinju, atletik, taekwondo, pencak silat, angkat besi, dan panahan yang dianggap sudah siap.

Erick Thohir selaku ketua Inasgoc memberikan batas waktu kepastian peserta test event Asian Games 2018 hingga pekan depan. Mereka harus melalui persetujuan komite olimpiade dari masing-masing negara dengan menyertakan nama-nama atlet yang akan mengikuti kejuaraan tersebut. Dan jika hal tersebut tidak terpenuhi, maka ketiga cabang olahraga itu tidak akan bisa untuk ikut di test event Asian Games.

“Untuk tiga cabang ini jika mengajukan diri lagi untuk melaksanakan test event mandiri ya tidak bisa karena waktunya sudah sangat sempit. Lagipula kami menginformasikan untuk test event Asian Games ini bukan mendadak melainkan sudah sejak lama. Peserta bisa timnas U-23, atau tim nasional senior, jadi tidak masalah,” jelasnya di Kantor Inasgoc, Kamis (18/01/2018).

Erick mengaku bukan pihaknya tidak mendukung. Namun untuk mengajukan test event kembali waktunya sangat sempit, sehingga tidak mungkin digelar di luar tanggal yang telah ditetapkan tersebut.

Sementara itu Waketum PSSI, Joko Driyono menyatakan pihaknya belum bisa memastikan akan menggelar tes event road to Asian Games 2018 yang diumumkan pihak Inasgoc karena pergeseran jadwal dan lokasi pertandingan.

“Akhirnya kami mempertimbangkan berjalannya kompetisi yang disebutnya “test event” mandiri PSSI untuk Asian Games 2018 tersebut karena hingga saat ini belum ada tim nasional dari negara lain yang memastikan diri untuk ikut dalam “test event” Asian Games 2018,” jelasnya.

PSSI sendiri sudah menghubungi Tiongkok, Iran, Yordania dan Myanmar dan berharap tiga di antaranya memberikan kepastian untuk mengikuti test event tersebut. Namun jika melihat kondisinya sekarang, PSSI tidak menangkap adanya antusiasme dari negara-negara tersebut untuk ikut serta.

PSSI sendiri sudah mengusulkan perihal penyelenggaraan kompetisi sepabola di luar test event kepada Inasgoc. Akan tetapi, lembaga yang dipimpin oleh Erick Thohir itu belum memberikan keputusan final, karena masih harus dibicarakan dengan berbagai pihak yang terkait.

“Kami juga masih menunggu kabar dari negara peserta untuk test event sampai batas waktu yang diberikan oleh Inasgoc, yaitu pada 23 Januari 2018 nanti. PSSI sendiri berharap usulan tentang kompetisi di luar jadwal test event itu bisa diterima,”  tegasnya. (Red)

Photo Credit : Dok/Ist. Photo


KBI Telegraf

close