HUT ke 57 Sarinah Berkomitmen "No More Plastic Bag"

HUT ke 57 Sarinah Berkomitmen “No More Plastic Bag”

"Cassava atau singkong adalah bahan utama dari Cassava Bag yang kami gunakan Cassava bag ini cukup cepat larutnya, jika dimasukan ke dalam air ini akan cepat sekali larut sementara jika diletakkan di dalam tanah kurang dari satu tahun cassava bag itu sudah terurai"

HUT ke 57 Sarinah Berkomitmen “No More Plastic Bag”


Telegraf, Jakarta – Memasuki Usianya yang ke 57 tahun PT Sarinah (Persero)/Sarinah terus berkomitmen menjadi contoh retail lain, Sarinah adalah retail pertama dan pertama yang mengunakan cassava bag di Indonesia, bebarengan dengan perayaan ulang tahunnya “No More Plastic Bag.”

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Retail PT Sarinah (Persero) Lies Permana Lestari di sela sela perayaan HUT Sarinah ke 57 yang di gelar di pelataran Sarinah, Jakarta.

“Cassava atau singkong adalah bahan utama dari Cassava Bag yang kami gunakan Cassava bag ini cukup cepat larutnya, jika dimasukan ke dalam air ini akan cepat sekali larut sementara jika diletakkan di dalam tanah kurang dari satu tahun cassava bag itu sudah terurai,” ungkap Lies Jumat (23/08).

Lies mengaku Sarinah adalah pioner dan satu satunya retail yang pertama mengunakan Cassaba Bag, ini berarti keseriusan Sarinah dalam kepedulian terhadap alam Indonesia.

“Sebetulnya Sarinah ini adalah retail yang pertama yang mengunakan Casasva Bag, jadi bisa di cek kepedulian kami terhadap alam Indonesia dan terhadap pelestarian alam Indonesia bisa benar benar kita dukung dengan menguatkan atau mengunakan Cassava Bag kantong belanja yang terbuat dari singkong,” imbuhnya.

Lanjut Lies Sarinah akan selalu bebenah untuk menjadi Sarinah off top main untuk produk produk yang bercirikan budaya Indonesia serta karya terbaik anak bangsa,, sesuai dengan misi Sarinah yaitu menggandeng/merangkul dan bekerjasama dengan para pengrajin dan pelaku Usaha Kecil Menengah (UMKM) diberbagai daerah Indonesia.

Lies berharap Sarinah terus bisa menjadi alat untuk memamerkan produk produk pelaku UMKM dan terus bisa membantu perekonomianpara pengrajin serta perekonomian Indonesia pada umumnya dan sebagai jendela Indonesia atau Sarinah The Window Indonesia.

Lies menutup karena sukses itu bukan saja tugas saya sendiri dan Direksi tetapi ini adalah tugas semua insan Sarinah, dengan pendekatan tidak ada batas tetapi mereka tetap menjaga respek jadi lebih termotivasi. Karena mereka akan merasa ‘”oh ya ya kita adalah bagian dari Sarinah,” yang harus ikut juga bertanggung jawab untuk menjaga eksistensi Sarinah. (Red)


Photo Credit : Direktur Retail PT Sarinah Persero Lies Permana Lestari (No 2 dari ki) mendamping  Direktur Utama PT Sarinah Gusti Ngurah Putu Sudiarta Yasa (paling kiri) bersama sama menyobek kantong plastik yang selama ini di gunakan, menandakan “No More Plastic Bag” saat perayaan HUT Sarinah di Jakarta Jumat (23/8). TELEGRAF/Atti Kurnia

Atti K.

close