Hari Kesehatan Nasional, Wapres Kampanyekan Kebiasaan Hidup Sehat

"Kampanye kebiasaan hidup sehat itu bukan hanya dilaksanakan saat peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN), tetapi harus dilakukan setiap hari agar melahirkan generasi yang sehat di masa mendatang,"

Hari Kesehatan Nasional, Wapres Kampanyekan Kebiasaan Hidup Sehat


Telegraf, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan, pemerintah daerah agar mengampanyekan kebiasaan hidup sehat dan generasi muda harus menjaga kebersihan lingkungan, JK bersama Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek melakukan video conference dengan sejumlah gubernur ketika menghadiri peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Kawasan Bundaran HI Jakarta, Minggu (12/11/2017). Peringatan HKN tersebut juga menjadi momentum untuk menyemarakkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang bertujuan untuk kampanye hidup sehat guna mencegah berbagai ancaman penyakit.

“Kampanye kebiasaan hidup sehat itu bukan hanya dilaksanakan saat peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN), tetapi harus dilakukan setiap hari agar melahirkan generasi yang sehat di masa mendatang,” ujar JK pada teleconference dengan Wakil Gubernur Kalsel, Rudy Resnawan.

Pada konferensi jarak jauh itu, Wagub didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah Sahbirin, Sekdaprov Kalsel, Abdul Haris, dan Plt Kepala Dinas Kesehatan, M Muslim, serta ikut berpartisipasi dalam acara HKN dan Germas di CFD bunderan HI juga adalah dari Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama DKI Jakarta (LPBI NU DKI), yang turut serta membersihkan sampah-sampah di area car free day (CFD).

Kalla juga mengingatkan pemerintah daerah agar mengantisipasi musibah banjir ketika musim penghujan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ketika musim kemarau. Karena apabila terjadi bencana banjir dan karhutla di daerah, maka akan menimbulkan permasalahan kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Wapres mengapresiasi kerja sama jajaran kesehatan dan Tim Penggerak PKK di Provinsi Kalsel yang telah berhasil menurunkan angka kesakitan akibat kanker serviks atau mulut rahim.

“Saya berharap kerja sama yang baik antara jajaran kesehatan dan Tim Penggerak PKK hendaknya terus diupayakan dalam rangka membantu masyarakat mengantisipasi terjadinya kanker serviks,” katanya.

Sementara, Wakil Gubernur Kalsel, Rudy Resnawan, melaporkan, pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional 2017 dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Dalam melaksanakan upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat itu, kata Wagub, pihaknya telah melakukan kampanye gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

Rangkaian kegiatan lainnya, pemerintah daerah melalui jajaran kesehatan juga terus mengampanyekan makan buah dan minum jamu, gerakan makan ikan, senam kebugaran, dan jalan sehat bagi masyarakat.

“Kita terus memotivasi masyarakat untuk melakukan gerakan dalam rangka mengkampanyekan hidup sehat dan telah mendapat respons yang cukup baik dari masyarakat, tetapi memang masih perlu dimaksimalkan,” katanya.

Secara terpisah, Plt Kadinkes Provinsi Kalsel mengungkapkan, pada peringatan Hari Kesehatan Nasional 2017 ini, pihaknya juga mengampanyekan bahaya merokok kepada masyarakat. Dalam mengampanyekan bahaya merokok ini, kata Muslim, jajaran kesehatan berusaha menjadi contoh, terutama di lingkungan kesehatan dan apabila merokok minimal tidak di tempat umum. (Red)

 

Photo Credit : Telegraf/Koes W. Widjojo


KBI Telegraf

close