Hadi Poernomo: Single Identity Number Bisa Menaikan Ratio Pajak 16-19 Persen

"Nanti dengan SIN orang terpaksa jujur contoh : tolong teman kalau naik mobil yang tidak ada CCTVnya pasti tidak menggunakan safety belt, ada yang pake ada yang gak tetapi kalau sudah melewati semanggi akan melepaskan lagi, karena apa? Karena tidak ada CCTV. Dan SIN ini CCTV keuangan negara/pajak"

Hadi Poernomo: Single Identity Number Bisa Menaikan Ratio Pajak 16-19 Persen

Telegraf, Jakarta – Hadi Poernomo, Mantan Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2001-2006 dan sekaligus mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2009 sampai 2014 mengungkapkan, Single Identity Number (SIN) bisa memberantas korupsi serta menaikkan ratio pajak sebesar 16-19 persen.

“Ratio kenaikan akan 16-19 wong itu semua pengakuan dosa bersama seperti waktu Mandala mengatakan itu pengakuan dosa bersama sehingga nanti mengurangi korupsi secara sistem,” unglapnya Hadi usai memberikan sambutan dalam sosialisasi inklusi pajak dan SIN pajakemberantas Korupai secara sistemik, di Jakarta, Sabtu (23/11).

Hadi mengungkapkan, tidak ada yang sulit jika kemauan ada. Apa lagi jaman sekarang teknologi informasi sudah semakin canggih dan diatur didalam undang undang.

“Nanti dengan SIN orang terpaksa jujur contoh : tolong teman kalau naik mobil yang tidak ada CCTVnya pasti tidak menggunakan safety belt, ada yang pake ada yang gak tetapi kalau sudah melewati semanggi akan melepaskan lagi, karena apa? Karena tidak ada CCTV. Dan SIN ini CCTV keuangan negara/pajak,” kata Hadi.

Lanjut hadi, jika SIN sudah terpasang online sebulan untuk mempelajari sistemnya hanya sebulan dan tahun depan sudah bisa terlihat. “Kalau SIN terpasang dengan online, kita mempelajari sistemnya 1 bulan tahun depan ya mungkin kenapa tidak,” titur Hadi.

Sejak tahun 1965 dasar hukumnya sudah ada, dan Presiden Sukarno saat itu sudah menciptakan SIN, jadi jelas sekali SIN itu wajib dari tahun 1965. Dan di kantor pajak saat Hadi menkabat di praktekan selama 4,5 tahun dan itu teruji.

Hadi mengatakan hampir semua negara apalagi di Amerika social security number sudah di jalankan apalagi Inggris, serta Malaysia. (Red)


Photo Credit : Hadi Poernomo, Mantan Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2001-2006 dan sekaligus mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2009 sampai 2014, saat memberikan  sbutan dalam sosialisasi di Jakarta, Sabtu (23/11). TELEGRAF

Tanggapi Artikel