GP Ansor Minta Seluruh Elemen Bangsa Fokus Lawan Gerakan Anti NKRI

"Di sisi lain, kita juga meminta aparat pemerintah untuk tegas menindak secara hukum guna menjaga stabilitas di tengah masyarakat. Ini mestinya yang harus jadi perhatian, karena selalu ada pihak mencoba jadi penumpang gelap dalam situasi seperti saat ini,"

GP Ansor Minta Seluruh Elemen Bangsa Fokus Lawan Gerakan Anti NKRI

Telegraf, Jakarta – Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas atau akrab disapa dengan Gus Yaqut dalam sebuah diskusi bersama Pengurus Nasional Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) menegaskan bahwa GP Ansor selalu siap mengawal kebangsaan dan NKRI dalam kondisi apapun.

“Kami berpegang teguh pada amanah dari para kiai kami yang dulu ikut berjuang mendirikan negara ini,” ujarnya, Selasa (06/10/18).

Hal itu sebagai tanggapan atas insiden pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) oleh anggota Barisan Serbaguna (Banser) pada perayaan Hari Santri Nasional (HSN) di Garut beberapa waktu lalu.

Menurut Gus Yaqut, perhatian penting mestinya bukan pada soal pembakaran itu semata, melainkan pada upaya semua elemen bangsa untuk melawan opini dan gerakan untuk meruntuhkan NKRI dengan masyarakatnya yang majemuk.

Dia menambahkan, pembakaran bendera sebagai respons spontanitas akibat provokasi yang sistematis dilakukan oleh pihak-pihak yang memanfaatkan perayaan HSN.

“Kami sebetulnya sudah mengetahui akan adanya provokasi tersebut sehingga mengeluarkan protap untuk mengantisipasinya,” ujarnya.

Almisbat sebuah organisasi Pimpinan Pusat GP Ansor lantas memberikan pembelaan. Ketua Umum Almisbat, Hendrik Sirait menilai, ada ancaman potensial dan aktual terhadap kebangsaan dan kebhinekaan dari berbagai kelompok intoleran.

Di tengah situasi ini, banyak kalangan menurutnya seperti terjebak dalam ketakutan dan memilih jadi mayoritas diam. Padahal menurutnya, kondisinya menuntut ‘untuk melawan’.

“Harus muncul suara perlawanan dari mayoritas yang selama ini diam,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Hendrik juga menyampaikan apresiasi kepada GP Ansor yang selama ini komitmen menjaga keindonesiaan.

“Kami sangat menghargai komitmen GP Ansor terhadap kebangsaan dan kenegaraan. Oleh karena itu Almisbat tidak akan pernah membiarkan GP Ansor sendirian dalam perjuangan ini, you”ll never walk alone,” tegas Hendrik.

Gus Yaqut menyambut baik dukungan dan prospek kerjasama dengan Almisbat untuk merawat keberagaman untuk tetap tegaknya NKRI

“Peran dan dukungan dari elemen masyarakat sipil seperti Almisbat sangat penting. Meskipun GP Ansor memiliki jutaan anggota, namun perjuangan ini mestinya jadi concern kita sebagai anak bangsa,” kata Yaqut.

“Di sisi lain, kita juga meminta aparat pemerintah untuk tegas menindak secara hukum guna menjaga stabilitas di tengah masyarakat. Ini mestinya yang harus jadi perhatian, karena selalu ada pihak mencoba jadi penumpang gelap dalam situasi seperti saat ini,” pungkasnya. (Red)


Photo Credit : Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas (tengah) memotong tumpeng disaksikan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj (kanan) dan Sekjen PBNU Helmi Faisal (kiri) pada peringatan Hari Lahir ke-82 GP Ansor di Jakarta, Minggu (24/4). Dalam peringatan tersebut juga dilantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat GP Ansor masa khidmat 2015-2020. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Share



Komentar Anda