GMNI SBT Kecam Postingan Pornografi Oknum Dewan Dari Fraksi PDIP

"Saya mengutuk keras tindakan tersebut karena berbau pornografi. Mestinya sebagai wakil rakyat, dia harus memberikan contoh yang baik dalam bersosial media seperti yang dilakukan oleh para wakil rakyat yang lain,"

GMNI SBT Kecam Postingan Pornografi Oknum Dewan Dari Fraksi PDIP


Telegraf, Manado – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Seram Bagian Timur (SBT), mengecam postingan gambar tidak senono berbau pornografi lewat akun Facebook milik oknum anggota DPRD SBT berinisial HR, dari Fraksi PDI Perjuangan. Hal ini saya selaku ketua GMNI Cabang SBT Irwan Derlean, kepada Telegraf, disaat Kongres GMNI XX di Manado, Minggu, (19/11/2017).

“Saya tegaskan mengutuk sikap dan tindakan yang tidak bermoral yang diduga dilakukan oleh oknum wakil rakyat tersebut di akun Facebooknya, mestinya sebagai wakil rakyat, dirinya harus memberikan contoh dan teladan yang baik dalam penggunaan media sosial serta memposting hal-hal yang bersifat positif, bukan memposting hal-hal yang negatif dan berbau pornografi.” Ucap Irwan.

“Saya mengutuk keras tindakan tersebut karena berbau pornografi. Mestinya sebagai wakil rakyat, dia harus memberikan contoh yang baik dalam bersosial media seperti yang dilakukan oleh para wakil rakyat yang lain,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Iwan bahwa, perilaku oknum wakil rakyat dari Fraksi PDIP Perjuangan seperti ini harus diberikan sanksi tegas, untuk itu pihaknya mendesak Badan Kehormatan DPRD SBT, dan sekaligus meminta pimpinan PDI Perjuangan, baik dari daerah maupun pusat agar segera memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangannya terkait dengan postingan yang berbau pornografi yang dilakukannya.

“Kami mendesak BK DPRD SBT agar segera memanggil oknum wakil rakyat yang diduga melakukan hal tersebut untuk dimintai keterangannya, terkait dengan postingan tersebut,” pintanya.

Ketua badan kehormatan DPR SBT, Ahmad Voth, ketika dikonfirmasi terkait sikap badan kehormatan dalam menyikapi masalah tersebut mengatakan, pihaknya akan memanggil oknum anggota DPRD SBT yang diduga melakukan hal tersebut, untuk dimintai keterangannya.

“Kami akan memanggil yang bersangkutan untuk meminta klarifikasinya terkait masalah itu, sesuai tata tertib, maka harus ada aduan, namun sampai saat ini belum ada aduan dari masyarakat,” kata Voth. (Red)

Photo Credit : Shutterstock


KBI Telegraf

close