Gencatan Senjata Tidak Membuat Pertempuran Berhenti di Suriah

Gencatan Senjata Tidak Membuat Pertempuran Berhenti di Suriah

"Awal pekan ini Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan jeda kemanusiaan lima jam per hari untuk memungkinkan pengiriman bantuan ke wilayah konflik dan evakuasi warga."

Gencatan Senjata Tidak Membuat Pertempuran Berhenti di Suriah


Telegraf, Damaskus – Pasukan rezim Suriah bertempur sengit melawan pemberontak di pinggiran Ghouta Timur pada Rabu (28/02/2018) meski ada jeda kemanusiaan yang diumumkan oleh Rusia dan kini memasuki hari kedua.

Pemantau Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) menyatakan pertempuran sengit terjadi dan pecah sepanjang malam di pinggiran timur ibu kota Damaskus.

“Pada Rabu (28/02/2018) pagi sebelum gencatan senjata harian berlaku lagi, pasukan Suriah juga menggempur Ghouta Timur dengan serangan artileri dan serangan udara,” ungkap Kepala SOHR Rami Abdel Rahman.

Dia menyatakan pasukan rezim mendapatkan keuntungan dengan bombardir intensif dan pertempuran di pinggir Ghouta Timur untuk menciptakan kemajuan di Hosh al-Zawahira dan Shaifuniyeh.

Awal pekan ini Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan jeda kemanusiaan lima jam per hari untuk memungkinkan pengiriman bantuan ke wilayah konflik dan evakuasi warga.

Gencatan senjata berlangsung setelah sembilan hari kampanye pengeboman pasukan rezim Suriah di Ghouta Timur yang menewaskan ratusan orang. (Red)


Photo Credit : Meski ada jeda kemanusiaan yang diumumkan oleh Rusia dan kini memasuki hari kedua, tetap ada pertempuran di Damaskus. | Abdulmonam Eassa/AFP/Getty Images

KBI Telegraf

close