Gencarkan Program BNI Campus Financial Ecosystem BNI Gandeng ITS Surabaya

Oleh : Atti K.

Telegraf– PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) gandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memberikan solusi keuangan terintegrasi berbasis digital di bidang pendidikan.

“Melalui kolaborasi ini, BNI menghadirkan solusi keuangan terintegrasi berbasis digital bagi seluruh civitas akademika ITS. Mahasiswa dapat merasakan kemudahan dalam proses pembayaran biaya perkuliahan, baik melalui teller, ATM, maupun channel pembayaran lainnya,” ungkap Direktur Institutional Banking BNI Munadi Herlambang.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama Layanan Penerimaan Pembayaran Biaya Pendidikan melalui Fasilitas Perbankan Secara Host to Host antara BNI dan ITS di Gedung Rektorat ITS Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/3).

Munadi menjelaskan, BNI dan ITS memiliki sejarah panjang kerjasama sejak 1985, dimulai dengan layanan pembayaran SPP, biaya ujian masuk PTN, dan lainnya. Seiring perkembangan teknologi, BNI terus berinovasi menghadirkan program digitalisasi kampus untuk mendukung ITS menuju World Class University yang terintegrasi dan berbasis digital.

Dia menambahkan, program BNI Campus Financial Ecosystem menawarkan berbagai solusi keuangan yang disesuaikan dengan kebutuhan Civitas Akademika ITS, mulai dari solusi keuangan bagi kampus, dosen, staf, mahasiswa, hingga keluarga mahasiswa, alumni, dan pelaku usaha di sekitar kampus.

Pada kesempatan ini, BNI juga menyerahkan dukungan kendaraan operasional kepada ITS untuk memperlancar transportasi dan mobilisasi civitas akademika.

“Kerja sama ini merupakan wujud komitmen BNI dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di Indonesia. Semoga kolaborasi ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak,” pungkas Munadi.

Lainnya Dari Telegraf


 

Copyright © 2024 Telegraf. KBI Media. All Rights Reserved. Telegraf may receive compensation for some links to products and services on this website. Offers may be subject to change without notice. 

Telenetwork

Kawat Berita Indonesia

close