Gelontorkan Rp165 Miliar, Pemerintah Bangun Pabrik Pakan Ikan dan Udang

Gelontorkan Rp165 Miliar, Pemerintah Bangun Pabrik Pakan Ikan dan Udang

“Pabrik ini memiliki fasilitas produksi seperti ekstruder kapasitas 6 MT/jam, palet mills kapasitas 6 MT/jam, laboratorium mikroskop stereo untuk mengevaluasi tingkat kematangan pellet,”

Gelontorkan Rp165 Miliar, Pemerintah Bangun Pabrik Pakan Ikan dan Udang


Perum Perindo resmi mengoperasikan pabrik pakan ikan dan udang di Subang, Jawa Barat. Pabrik ini menghabiskan dana sebesar Rp165 miliar dan dibangun di atas lahan seluas 4 ha.

Direktur Utama Perum Perindo, Fatah Setiawan Topobroto, mengatakan, pihaknya bisa memproduksi 6.300 ton per bulannya.

“Pabrik ini memiliki fasilitas produksi seperti ekstruder kapasitas 6 MT/jam, palet mills kapasitas 6 MT/jam, laboratorium mikroskop stereo untuk mengevaluasi tingkat kematangan pellet,” katanya menambahkan.

Selain itu, perseroan juga menggandeng PT Sang Hyang Seri untuk menyuplai bahan baku jagung.

“Merek pakan ini bernama Muara Ikan dan Muara Udang. Kami optimisi merek ini dapat bersaing di pasaran,” ujarnya.

Fatah menargetkan akan dapat memasarkan 1.019 ton per bulan pakan udang di wilayah Jawa Barat, 489 ton per bulan ke wilayah banten, dan 80 ton per bulan ke Jakarta.

Pabrik pakan ikan dan udang pertama milik pemerintah ini memiliki kapasitas produksi sebesar 72 ribu ton per tahunnya. Dengan rincian, pakan ikan sebanyak 36 ribu ton dan pakan udang sebanyak 36 ribu ton.

Untuk diketahui, potensi pakan ikan dan pakan udang masih sangat besar. Adapun potensi dari konsumsi pakan ikan secara nasional sebesar 1,35 juta ton per tahun sedangkan pakan udang 350 ribu ton per tahun.


Photo Credit: Seorang pekerja sedang memberikan pakan pada ikan nila dalam budidaya keramba jaring apung di Danau Toba, Sumatra Utara. FILE/DOK/Jay Fajar

Adarory

close