Future Commerce Indonesia 2019 dan Masa Depan Ekonomi Digital

"Pertumbuhan kuantum ini didorong oleh digital commerce merupakan cara baru untuk membeli, menjual, dan memasarkan barang dan jasa melalui saluran digital yang sebagian besar menggantikan cara lama dalam berbisnis online,"

Future Commerce Indonesia 2019 dan Masa Depan Ekonomi Digital

Telegraf, Jakarta – Future Commerce Indonesia 2019 sebagai acara digital terbesar di Indonesia yang dulu dikenal sebagai Internet Retailing Expo (IRX) kembali digelar pada 29-30 Januari 2019 di Shangri-La Hotel, Jakarta, Indonesia. Mengangkat tema “Shaping the Future of Commerce”, Future Commerce Indonesia 2019 menghadirkan brand dan ritel terkemuka dari lintas industri dan teknologi dengan para enabler dan start-ups di teknologi inovatif dengan tujuan untuk mendisrupsi dan membentuk masa depan bisnis komersial di era digital ekonomi.

Diselenggarakan oleh Clarion Events, salah satu penyelenggara acara independen tertua asal Inggris sejak tahun 1974, Future Commerce Indonesia 2019 menghadirkan 100 lebih terobosan teknologi dari brand lokal dan global serta start-ups seperti Accenture, Gilkor, Brava, Sicepat, Tokopedia, Lenovo, dan Google yang memberikan pengetahuan mengenai strategi untuk tetap unggul dalam bisnis di era ekonomi digital. Konferensi ini juga menjadi tempat untuk menampilkan teknologi digital terbaru yang inovatif untuk mencerminkan New Economy di Indonesia.

Richard Ireland, Asia Managing Director of Clarion Events mengatakan, “Kami percaya bahwa inovasi teknologi akan berperan besar dalam pertumbuhan bisnis di Indonesia saat ini dan yang akan datang, mengingat saat ini kita dihadapkan pada era ekonomi digital. Future Commerce Indonesia 2019 hadir sebagai tempat untuk pertukaran gagasan dan menampilkan inovasi teknologi dari berbagai pelaku industri digital lokal maupun global yang siap mendukung perkembangan ekonomi digital melalui acara ini.”

Berbagai topik dibahas selama konferensi berlangsung, seperti  Digital, Mobile, Payment technologies, eLogistic, Cyber Security, Analytics, Big Data, Cloud, Advertising and Marketing dalam berbagai sektor seperti Media, Finance, Retail, eCommerce, Travel & Hospitality, Education, Fashion & Beauty, serta Food & Beverage.

Indonesia telah menjadi salah satu pasar terbesar dalam inovasi digital dan kami berharap Future Commerce Indonesia 2019 dapat mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia untuk tumbuh lebih besar dan juga diakui secara internasional,” tambah Richard.

Baca Juga  Penuhi Permintaan Kemkominfo, Instagram Tutup Akun Berkonten Pornografi

Sebagai Knowledge Partner, Accenture di Indonesia menunjukkan beberapa inovasi terbaru untuk mengelola e-commerce berdasarkan penelitian mendalam mengenai perdagangan digital. Penelitian ini dapat membantu bisnis di lingkup Asia Pasifik dalam memahami berbagai kemungkinan dan dampak yang dapat terjadi melalui lompatan kuantum, termasuk bagaimana mengelola tenaga kerja karena munculnya perubahan inkremental pada organisasi.

“Pertumbuhan kuantum ini didorong oleh digital commerce merupakan cara baru untuk membeli, menjual, dan memasarkan barang dan jasa melalui saluran digital yang sebagian besar menggantikan cara lama dalam berbisnis online,” kata Mohammed Sirajudeen, Managing Director untuk Digital Commerce dan Customer Insights & Growth. “Maka dari itu, perusahaan perlu memiliki agenda transformasi digital, mendigitalisasi rantai pasokan dan menyelaraskan sumber daya manusia.”

Future Commerce Indonesia 2019 telah mendapatkan dukungan penuh dari KADIN Indonesia, Indonesia R & D International, Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI), Asosiasi Big Data dan AI Indonesia (ABDI) , Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) dan banyak lagi.

Peluncuran Future Commerce Awards juga dilakukan pada konferensi tersebut sebagai platform terbaru untuk mengenali potensi terbaik dalam industri dari para pemain melalui kampanye digital, ritel, dan teknologi terbaik. (Red)

Photo Credit : Ilustrasi untuk Digital Commerce dan Customer Insights & Growth. SHUTTERSTOCK
Share



Komentar Anda