Forum Ekonomi Donald Trump Diboikot Oleh Para Konglomerat

"Setelah banyak korporasi besar Amerika Serikat menyuarakan penentangannya atas inisiatif Presiden Donald Trump yang memerintahkan pemerintahannya melarang masuk warga tujuh negara muslim."

Forum Ekonomi Donald Trump Diboikot Oleh Para Konglomerat


Telegraf, Washington – Setelah banyak korporasi besar Amerika Serikat menyuarakan penentangannya atas inisiatif Presiden Donald Trump yang memerintahkan pemerintahannya melarang masuk warga tujuh negara muslim, sebuah forum kebijakan yang diadakan di Gedung Putih terancam tidak dihadiri para undangan utamanya, yakni para konglomerat kelas atas AS.

Indikasi terakhir terjadi ketika Kepala Eksekutif Disney Bob Iger menyatakan tak akan menghadiri forum yang akan diselenggarakan akhir pekan ini. Alasannya, kata beberapa sumber kepada Hollywood Reporter, Iger harus menghadiri sebuah rapat direksi yang sudah lama telah direncanakan.

Iger sendiri adalah salah satu dari sangat sedikit pengusaha top industri hiburan yang akan menghadiri forum yang diorganisir oleh bos Blackstone Stephen A. Schwarzman itu.

Niat Iger menghadiri forum itu dikritik keras karyawan Disney, khususnya dari para animator.

Awal Desember silam Trump menyebut forum itu sebagai pertemuan para CEO dan pemimpin bisnis yang tahu bagaimanan menciptakan lapangan pekerjaan dan memicu pertumbuhan ekonomi.

CEO SpaceX and Tesla Elon Musk, dan CEO Uber Travis Kalanick menyatakan akan hadir pada forum itu. Tapi belakangan Kalanick menjadi sasaran kritik kelompok anti pelarangan imigran dari tujuh negara muslim itu.

Kalanick menentang larangan imigrasi dari tujuh negara muslim itu, namun dia menyatakan akan menghadiri forum di Gedung Putih tersebut. Para CEO telah ditekan untuk memboikot forum ini.

Baca Juga :   WHO Sebut Tahap Awal Gelombang Covid Baru Dimulai

Di antara yang diundang menghadiri forum ini adalah CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon, CEO Walmart Doug McMillon dan CEO General Motors Mary Barra, demikian Hollywood Reporter. (Red)

Photo credit : Getty Images


KBI Telegraf

close