Film Terbaru Nicholas Saputra dan Prisia Nasution Berjudul “Interchange”

“Latar belakangan cerita ini berkaitan dengan budaya Melayu,”

Film Terbaru Nicholas Saputra dan Prisia Nasution Berjudul “Interchange”

Telegraf, Jakarta – Aktor Nicholas Saputra kembali ke layar lebar lewat “Interchange”, sebuah film thriller supranatural, produksi bersama Malaysia dan Indonesia, kendati makeup karakter berbagai kerutan di wajah dan bagian tubuh lainnya tampak menonjol. Nico disulap menjadi sosok supranatural yang mengalami perubahan wujud dari seekor burung menjadi manusia. Inilah bagian penting dari film  “Interchange” yang juga dibintangi Prisia Nasution, serta bintang Malaysia Iedil Putra, Shaheizy Sam, Alvin Wong, Nadiya Nissa, dan Chew Kin Wah.



Film ini mengisahkan mengenai seorang detektif Man (Shaheizy Sam) dan fotografer forensik, Adam (Iedil Putra) yang tengah menyelidiki kasus pembunuhan yang tergolong aneh. Di sekitar tempat kejadian ditemuka beberapa benda “aneh” yang belum pernah ditemukan di sekitar korban pembunuhan, yakni beberapa serpihan bulu, dan pecahan kaca yang ada gambarnya.

Ketika selesai  mengambil beberapa foto untuk bahan penyidikan, Adam sering dihantui bayangan pembunuhan sadis itu, termasuk gambar yang ada dalam pecahan kaca tadi. Di sela-sela penyelidikan, Adam tetap melakukan kebiasaannya yaitu memotret tingkah tetangganya di apartemen.



Momen ini mempertemukannya dengan Iva (Prisia Nasution). Pecahan kaca yang ditemukan tadi mengantar Adam untuk menemui seorang pemilik studio foto (Chew Kin Wah) yang masih menyimpan berbagai peralatan fotografi kuno.

Kaca tadi sebenarnya adalah sejenis klise (negatif) yang digunakan dalam fotografi, jauh sebelum dikenal klise negatif berupa seluloid, yang semua itu kini beralih menjadi data digital. Dari studio foto inilah Adam kian banyak menguak tabir pembunuhan yang tergolong pelik. Ia juga akhirnya berkenalan dengan Iva, yang bahkan ikut membantu Adam menguak tabir pembunuhan tersebut.



Ramuan gaya detektif (modern) dengan berbagai temuan fakta yang tergolong kuno serta memasuki masa silam yang mistis dan, tentu saja tak masuk akal, membuat kisah ini menjadi menarik. Menebak-nebak apa yang bakal terjadi atau hal dan kehidupan apa yang sesungguhnya di balik kisah ini, lumayan membuat penasaran.

Baca Juga :   Ustad Abdul Somad (UAS) Resmi Ceraikan Istrinya

Film joint production Malaysia dan  Indonesia ini diproduksi oleh Apparat dar  Malaysia dengan produser Nandita Solomon  bekerja sama dengan Cinesurya Pictures, perusahan yang didirikan oleh sutradara Mouly Surya, dengan produser Fauzan Zidni. “Interchange” yang disutradarai Dain Iskandar Said asal Malaysia ini telah masuk dalam seleksi beberapa festival besar berskala internasional, di antaranya Locarno Film Festival  dan Toronto International Film Festival.



Dalam premiere akhir Februari silam yang dihadiri sejumlah artis Indonesia, sang sutradara Dain Iskandar Said berharap film ini bisa diterima diterima dan mendapat apresiasi di kawasan Asia Tenggara. “Latar belakangan cerita ini berkaitan dengan budaya Melayu,” ujarnya. Ketika ditanya apa kendala dalam pembuatan film ini, Dain menjawab sambil tersenyum, “Susah menghilangkan wajah tampan Nicholas Saputra”. (Red)


Photo credit : Nicolas Saputra. Muvila

 

Tanggapi Artikel