Film Something In Between, Siap Bikin Baper Penonton

"Kalimat itu...janji itu...harapan agar cinta mereka abadi... diucapkan... dengan sungguh-sungguh dan semesta menyimaknya lalu membawanya sampai ke hari ini, ke hidup seorang lelaki bernama Abi."

Film Something In Between, Siap Bikin Baper Penonton

Telegraf, Karawang – Dua bintang muda, Jefri Nichlo dan Amanda Rawles kembali dipasangkan dalam sebuah film drama love story. Dalam waktu dekat keduanya akan beradu akting dalam film Something In Between.

Ini merupakan kali keempat Nichol dan Amanda bersanding dalam sebuah film yang diproduksi Screenplay Films & Legacy Pictures. Sebelumnya duet akting mereka sukses saat bermain dalam film Jailangkung dan Jailangkung 2, keduanya juga pernah terlibat bersama dalam film drama One Fine Day. Chemistry keduanya pun sudah sangat terasa, baik Nichol dan Amanda merupakan bintang muda berbakat yang memiliki banyak penggemar.

Setelah merilis video teaser beberapa waktu lalu, hari ini Sabtu (18/8) Screenplay Films meluncurkan trailer dan poster official film Something In Between, menampilkan Nichol dan Amanda sebagai karakter utama film bergenre drama love story ini.

Acara peluncuran trailer dan poster film Something In Between dilakukan di Summarecon Mall Serpong belum lama ini, dan secara spesial mengadakan meet & greet dengan para pengunjung mall. Selain itu, akan diluncurkan juga sejumlah merchandise official film Something In Between di antaranya kaos, topi, pin, bantal, dan yang spesial adalah merchandise berupa novel. Novel Something In Between secara khusus di launching secara umum untuk menambah rasa penasaran dan hype film ini jelang dirilis, para cast juga akan menandatangni novel ini dan dibagikan khusus kepada pembeli.

Tema percintaan remaja semasa bangku SMA menjadi garis besar cerita dalam film ini, namun jika kita menelisik lebih dalam dari trailer yang disajikan, tampak ada suatu plot berbeda yang ditawarkan dalam film ini.

Di film Something In Between, Jefri Nichol berperan sebagai Gema. Gema merupakan murid kelas 2 SMU, ia seorang remaja riang, supel dan kerap bertingkah konyol kepada teman-temannya. “Lauk.. lauk… siurang… lumpatna, kamana, enteupna… kadieu,” demikian salah satu adegan dalam film ini ketika Gema bercanda menggunakan bahasa Sunda dengan  sahabatnya Surya (Junior Liem).

Layaknya kehidupan asmara remaja SMU, Gema juga memendam sebuah rasa. Ia telah lama menaruh hati pada Maya (Amanda Rawles). Demi mendapatkan cinta Maya, Gema rela melakukan beragam upaya untuk menarik perhatian Maya. Hingga akhirnya keduanya merasakan cinta tulus, bukan sekedar cinta monyet.

Keduanya kian dekat dan menyatukan impian untuk sama-sama kuliah di London. Harapan dan janji tersebut masuk ke dalam kehidupan seorang laki-laki bernama Abi. Siapakah sebenarnya Abi? Mengapa ia hadir dalam di antara Gema dan Maya sebagaimana yang dapat kita saksikan di trailer? Tentu saja pertanyaan tersebut akan terjawab saat kita menonton filmnya nanti di bioskop.

Selain Jefri Nichol dan Amanda Rawles, film Something In Between turut dibintangi sejumlah bintang muda dan senior lainnya seperti Naufal Samudra, Febby Rastanty, Denira Wiraguna, Junior Liem, Surya Saputra dan Slamet Rahardjo. Asep Kusdinar kembali dipercaya menjadi sutradara film ini. Selain menjadi produser, Sukhdev Singh juga turut mempersiapkan cerita dan skenario film ini bersama dengan penulis Titien Wattimena & Novia Faizal.

Penyanyi Rossa akan mengisi soundtrack film ini lewat lagunya yang berjudul Firefly. Suara merdu serta melodi yang indah bakal membuat penonton semakin baper melihat kisah cinta emosional Jefri Nichol dan Amanda Rawles di film ini. Film Something In Between akan dirilis pada 27 September 2018 di bioskop.

Sinopsis

Beberapa tahun sebelum hari ini di SMU Kebangsaan.

Gema, siswa kelas 2 SMU tergila-gila kepada Maya, siswi kelas 2 juga. Bedanya, Maya ada di kelas unggulan, Gema tidak. Gema bukan kutu buku, bahkan buku-buku pelajaran saja jarang ia sentuh. Namun dengan segala kenekadan plus kekonyolan, Gema mengejar Maya. Gema percaya ini cinta. Surya, sahabat Gema mempertanyakan sikap Gema yang kadang lebay, tapi sebagai sahabat, Surya mendukung 100 persen. Begitu pun Pak Maman, penjaga sekolah yang setia mendukung semua perjuangan Gema mendapatkan Maya. Maya sendiri mulai melihat sisi lain dari Gema. Ia bukan sekedar cowok iseng yang ingin memacarinya. Ia sungguh-sungguh dengan caranya sendiri, bahkan sampai harus memaksa Pak Bagus, sang kepala sekolah, memasukkannya ke kelas unggulan. Usaha Gema tak mulus. Ada Raka yang juga menginginkan Maya. Tapi cara Raka tak menimbulkan simpati. Maya mulai memiliki rasa untuk Gema, hingga akhirnya ia menyadari rasa itu bernama cinta.

Gema dan Maya semakin dekat. Tak terpisahkan. Mereka pun menyatukan impian, untuk sama-sama kuliah di London… untuk seterusnya bersama… Janji dua anak remaja yang seringkali dianggap tak serius. Sebatas cinta monyet. Tapi ini bukan cinta monyet. Ini cinta yang sesungguhnya.

Kita akan selalu bersama… selamanya… bahkan maut tak bisa memisahkan kita.

Kalimat itu…janji itu…harapan agar cinta mereka abadi… diucapkan… dengan sungguh-sungguh dan semesta menyimaknya lalu membawanya sampai ke hari ini, ke hidup seorang lelaki bernama Abi.

Dan begitulah Abi kemudian melangkahkan kaki memasuki gerbang SMU Kebangsaan. (rls/ris)


Share



Komentar Anda