Fadli Zon dan Fahri Hamzah Dapat Penghargaan Tertinggi Dari Jokowi

“Tentu ini ini semua proses kelembagaan penghargaan yang diberikan oleh presiden sebagai kepala negara dalam momen proklamasi adalah peristiwa kenegaraan yang dilakukan oleh pemerintah untuk memberikan penghargaan kepada mereka yang dianggap memiliki jasa tertentu,”

Fadli Zon dan Fahri Hamzah Dapat Penghargaan Tertinggi Dari Jokowi

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan penghargaan bintang tanda jasa kepada beberapa tokoh dalam berbagai bidang dalam rangka hari ulang tahun atau HUT Proklamasi RI ke-75. Di antara tokoh yang akan mendapatkan bintang penghargaan tersebut ialah mantan pimpinan DPR, Fadli Zon dan juga Fahri Hamzah.

“Fahri Hamzah dan Fadli Zon akan mendapat Bintang Mahaputra Nararya,” cuit Mahfud Md. di akun Twitternya, @mohmahfudmd, Senin (10/08/2020).

Menurut Mahfud, bintang tanda jasa ini diberikan kepada mereka karena dianggap mendapat manfaat atas perjuangan dan jasa mereka. “Setiap menteri dan pimpinan lembaga negara yang purna tugas satu periode mendapat bintang tersebut,” ujarnya.

Bintang Mahaputera adalah bintang penghargaan sipil tertinggi. Penghargaan ini setingkat di bawah Bintang Republik Indonesia.

Sementara Bintang Mahaputera Nararya adalah bintang mahaputera kelima setelah Bintang Mahaputera Adipurna, Bintang Mahaputera Adipradana, Bintang Mahaputera Utama, Bintang Mahaputera Pratama

Bintang ini diberikan negara melalui presiden kepada warga sipil yang dianggap telah berjasa secara luar biasa kepada negara.

Rencananya, penganugerahan Bintang Mahaputera Nararya tersebut akan diberikan pada pekan ini. Diketahui, Fahri Hamzah saat ini menjabat sebagai Waketum Partai Gelora dan Fadli Zon adalah elite Partai Gerindra.

Selain itu, Mahfud mengatakan, pemerintah akan memberi santunan kepada keluarga tenaga medis yang gugur menangani virus Covid-19. Nantinya semua tenaga medis, baik dokter maupun perawat yang gugur, akan mendapatkan santunan sebesar Rp 300 juta yang akan diserahkan langsung ke perwakilan keluarga.

“Secara khusus, di luar insentif yang sifatnya rutin pemerintah juga akan memberikan santunan dan tanda penghargaan yang biasa disebut sebagai bintang jasa. Santunan itu diberikan kepada setiap dokter atau tenaga medis tanpa dibedakan apakah itu dokter spesialis, apakah itu dokter umum, apakah itu tenaga medis biasa,” katanya.

Baca Juga :   Kepengurusan Berkarya Jatuh ke Muchdi PR, Yasonna Siap Hadapi Gugatan Tommy

Menanggapi hal tersebut, Fahri Hamzah mengatakan, pemberitahuan penganugerahan Bintang Mahaputra Nararya oleh Presiden Jokowi sudah disampaikan oleh DPR beberapa bulan lalu kepadanya.

“Tentu ini ini semua proses kelembagaan penghargaan yang diberikan oleh presiden sebagai kepala negara dalam momen proklamasi adalah peristiwa kenegaraan yang dilakukan oleh pemerintah untuk memberikan penghargaan kepada mereka yang dianggap memiliki jasa tertentu,” katanya.

“Dalam perspektif pemberitahuan DPR kepada kami, bahwa itu pengusulannya karena melengkapi periode memimpin kelembagaan negara yakni DPR. Saya sendiri memang 15 tahun menjadi anggota DPR dan beberapa tahun menjadi anggota MPR dalam transisi antara presiden Habibie ke Presiden Abdurrahman Wahid,” jelasnya.

Fahri melanjutkan, dalam perspektif pemberitahuan yang dilakukan DPR kepada dirinya bahwa itu pengusulannya karena melengkapi periode memimpin kelembagaan negara yaitu DPR.

“Sementara saya sendiri memang 15 tahun menjadi anggota DPR dan beberapa tahun menjadi anggota MPR dalam transisi dari Presiden Habibie ke Presiden Abdurrahman Wahid,” tandasnya.


Photo Credit: Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (kiri) dan Fadli Zon. ANTARA/Putra Haryo Kurniawan

 

A. Chandra S.