Erick Thohir : Perusahaan BUMN Yang Tidak Jelas Akan Di Tutup

"Kalau perusahaan yang setengah-setengah gak jelas yah, lebih baik di marger atau di liquidasi"

Erick Thohir : Perusahaan BUMN Yang Tidak Jelas Akan Di Tutup

Telegraf, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir mengatakan bahwa perusahaan milik BUMN yang tidak jelas akan di marger bahkan di tutup.

“Kalau perusahaan yang setengah-setengah gak jelas yah, lebih baik di marger atau di liquidasi,” ungkapnya saat menjadi pembicara di Indonesia Millenia Summit, di Jakarta, Jumat (17/1).

Erick Thohir menjelaskan sangat sulit sebagai pemimpin memanage hampir 800 perusahaan yang ada dan mengerus bagaimana ekosiatim yang tidak sehat untuk UKM ataupun competitiveness dengan swasta.

Lanjut Erick tetapi tidak lantas tidak langsung megabungkan perusahaaan yang dinilainya tidak menguntungkan. Sebelumnya dilakukan terlebih dahulu maping, dan melihat regulasinya, dan dilanjutkan dengn Perpres, Impres dan peraturan lainnya.

Erick mencontohkan secara bisnis to bisnis antaralain pengabungan rumah sakit karena holding RS sehingga tidak menunggu peraturan. Erick berharap dengan maping dapat menghasilkan sesuatu hal yang baik untuk keberlanjutan.

Erick menegaskan kesepakatan yang berada di timnya adalah melakukan terbaik agar menjadi pondasi yang di implementasikan bukan hanya sebagai wacana, sehingga dapat di rasakan langsung oleh. (Red)


Photo Credit : Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir/Istimewa


Tanggapi Artikel