Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah di Indonesia Prudential Syariah Luncurkan SKC

Oleh : Atti K.

Telegraf – Indonesia merupakan negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia, ini berarti potensi besar untuk penguatan Industri syariah di Indonesia.

Dalam rangka tingkatkan literasi dan inklusi ekonomi syariah masyarakat Indonesia serta medium kolaborasi seputar perekonomian dan keuangan syariah. PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) resmikan Syariah Knowledge Centre (SKC).

“Selain bertanggung jawab melayani dan melindungi lebih dari 500.000 peserta, sebagai market leader, Prudential Syariah bertanggung jawab untuk mengembangkan perekonomian syariah di Indonesia. Kami melihat bahwa meski potensi perekonomian syariah sangat besar, masih banyak tantangan yang harus dihadapi bersama. Contohnya, literasi keuangan syariah yang masih rendah, yaitu 8,93%,” tutur Omar Sjawaldy Anwar, Presiden Direktur Prudential Syaria, Selasa (27/9).

Hadir dalam peluncuran Dr. Sutan Emir Hidayat, SP., MBA, Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah, Manajemen Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (ME KNEKS)mengatakan Pada tahun 2022 jumlah aset keuangan dan industri keuangan non-bank (IKNB) syariah yang terus meningkat , begitu juga dengan pendapatan kontribusi unit usaha yang tumbuh 11,5% (yoy) di semester I 2022, agarperekonomian syariah dapat berkembang dengan pesat perlunya kontribusi di lini pengetahuan/literasi serta inklusi keuangan syariah.

“Perekonomian syariah memiliki resiliensi yang baik dan berkontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Terlihat dari jumlah aset keuangan dan industri keuangan non-bank (IKNB) syariah yang terus meningkat , begitu juga dengan pendapatan kontribusi unit usaha yang tumbuh 11,5% (yoy) di semester I 2022 . Meski demikian, pertumbuhannya masih belum optimal, seperti pangsa pasar asuransi syariah yang tercatat baru 5,3% di akhir 2021 . Tentunya berbagai tantangan harus diatasi agar perekonomian syariah dapat berkembang dengan pesat, di antaranya terkait inklusi dan literasi, hingga diferensiasi produk-produk syariah yang masih sangat terbatas,” ungkapnya.

Baca Juga :   Muamalat Targetkan Pembiayaan Multiguna Meningkat 125% pada 2024

Omar menambahkan selain menyediakan inovasi solusi perlindungan berbasis syariah yang sesuai hati, Prudential Syariah juga menjalankan misi untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan syariah dengan meluncurkan SKC.

“Kami percaya dibutuhkan peran dan partisipasi aktif seluruh pihak untuk menyukseskan misi ini sehingga kami juga menerjemahkan SKC sebagai wadah kolaborasi bersama pemerintah, regulator, pakar ekonomi syariah dan segenap pemain industri ekonomi syariah,” tutupnya.

Lainnya Dari Telegraf


 

Copyright © 2024 Telegraf. KBI Media. All Rights Reserved. Telegraf may receive compensation for some links to products and services on this website. Offers may be subject to change without notice. 

Telenetwork

Kawat Berita Indonesia

close