Dorong Pengusaha Berinvestasi Pembibitan Sapi Potong Pemerintah Beri Keringanan Pajak Investasi

“Perlu adanya dukungan semua pihak untuk mendukung subsektor peternakan. Tidak hanya dari pemerintah, tapi juga pihak swasta serta masyarakat pada umumnya”

Dorong Pengusaha Berinvestasi Pembibitan Sapi Potong Pemerintah Beri Keringanan Pajak Investasi


Telegraf, Jakarta – Meningkatkan populasi sapi nasional, pemerintah buka peluang besar bagi swasta untuk berinvestasi dengan memberi fasilitas pengurangan pajak penghasilan serta perijinan usaha.

Hal tersebut sesuai denganPeraturan Pemerintah No. 9 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2015 tentang Fasilitas Pajak Penghasilan Untuk Penanaman Modal di Bidang-Bidang Usaha Tertentu dan/atau di Daerah-Daerah, bidang usaha pembibitan sapi potong dan budidaya penggemukan sapi lokal mendapatkan fasilitasi pengurangan pajak.

Ini di lakukan karena “jika terlalu mengandalkan pembiayaan subsektor peternakan dari anggaran pemerintah, maka sangat tidak memadai, serta bukan pilihan yang bijaksana. Apalagi mengingat semakin besar beban anggaran yang harus ditanggung pemerintah untuk membiayai pembangunan keseluruhan sektor,” I Ketut Diarmita Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian melalui rilis yang di terima tim redaksi telegraf.co.id, Senin, (19/2/17).

I Ketut Diarmita juga menjelaskan mengatakan, pemerintah sebenarnya telah berupaya mempercepat peningkatan populasi sapi potong di dalam negeri dengan meningkatkan anggaran.  Bahkan sejak tahun 2017 alokasi APBN difokuskan kepada Upsus SIWAB (Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting).

Untuk menjembatani para usaha peternak dalam sekala usaha yang lebih besar dan mengutungkan maka dibutuhkan peran swasta untuk berinvestasi, melalui pengembangan investasi dan kemitraan.

“Perlu adanya dukungan semua pihak untuk mendukung subsektor peternakan. Tidak hanya dari pemerintah, tapi juga pihak swasta serta masyarakat pada umumnya,” ungkapnya.

Baca Juga :   Pasca Kebakaran Kilang Cilacap, Nicke: Tinggal Masalah Waktu

Selain dari mengajak dari pihak swasta pemerintah juga melalui pemerintah daerah mendorong baik provinsi maupun kabupaten agar mengembangkan utan Produksi terbatas (HPT) melalui penyediaan lahan penanaman di HPT.

“Kami juga terus mendorong pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten serta investasi swasta mengembangkan HPT melalui penyediaan lahan/penanaman HPT,” tuturnya.

I ketut juga menyampaikan Pengembangan HPT untuk pengembangan sapi potong dilakukan melalui pengembangan padang penggembalaan dengan mengoptimalkan lahan ex-tambang pasca reklamasi dan kawasan padang penggembalaan.

“Agar lebih mudah diimplementasikan kami telah mengusulkan revisi ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, yaitu revisi bidang usaha menjadi pembibitan dan pembiakan sapi potong, pembibitan sapi perah dan budidaya sapi perah,” kata ketut. (Red)


Credit Photo telegraf.co.id/Atti Kurnia


Atti K.

close