Dorong Masyarakat Kreatif Dalam Inovasi Puspitek adakan PIF 2019

"Jadi dari 260 proposal yang masuk ada 130 yang memenuhi syarat kemudian di saring lagi jadi 81 sisa 10, dan 10 ini yang terpilih kemudian di nilai kembali"

Dorong Masyarakat Kreatif Dalam Inovasi Puspitek adakan PIF 2019

Telegraf, Serpong – Dalam rangka Puspitek Innovation Festival 2019 (PIF 2019), Pusppitek lakukan Pra Event Puspitek Short Movie Competition/PSMC (kompetisi pembuatan film pendek) yang di tujukan bagi siswa SMA/SMK/MA/sederajat dan Mahasiswa.

Kompetisi pembuatan film pendek pertama yang diselenggarakan oleh Satuan Kerja Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang merupakan naungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Kompetisi ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengajak remaja Indonesia agar menceritakan tentang inovasi sains, teknologi maupun sosial yang berada di sekitar mereka melalui visualisasi dalam bentuk film pendek.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Puspitek Sri Setiawati usai pembekalan kepada 10 besar proposal yang terpilih.

“Jadi dari 260 proposal yang masuk ada 130 yang memenuhi syarat kemudian di saring lagi jadi 81 sisa 10, dan 10 ini yang terpilih kemudian di nilai kembali,” tuturnya, Selasa (1/10)

PIF 2019 megangkat tema “Innovation Without Limits” diangkat untuk membuktikan bahwa walaupun tidak berada dalam laboratorium, setiap orang bisa berinovasi dengan bebas dan tanpa batas.

Lanjut Sri pada saat seleksi final, finalis akan mengikuti workshop dan karantina selama 5 hari yang dilaksanakan mulai tanggal 29 September 2019 sampai dengan 3 Oktober 2019 dimana mereka akan membuat film pendek berdurasi 3 menit dan berkolaborasi dengan peneliti perempuan Indonesia. Sesuai dengan tagline acara PIF 2019 yaitu “Perempuan Berbicara Inovasi”, maka finalis akan menyorot aktivitas dan hasil karya inovasi peneliti perempuan yang berada di kawasan Puspitek.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia dilakukan oleh perempuan karena umkm 65 persen dilakukan perempuan.Kalau perempuan tidak cukup mengetahui atau punya inovasi kan sulit, akhirnya hasil dari UMKM masih konvensional. Terkait dengan PIF, puspitekan banyak peneliti perempuan, dari 10 peneliti perempuan ini akan dibuat filmnya,” kata Sri.

Baca Juga  Pelayanan Mobilitas Digital Hadir di Bandara Sukaro Hata

Sri menutup Puspitek ingin mengelorakan masyarakat Indonesia agar menjadi penemu pengembangan inovasi bukan saja menjadi pengguna. (Red)


Credit Photo : Kepala Puspitek Sri Setiawati usai memberi pembekalan kepada pelajar dan mahasiswa yang proposalnya masuk 10 besar di kantornya, Parung, Tangerang Selatan, Selasa (1/10)/TELEGRAF


Bagikan Artikel



Komentar Anda