Dorong Literasi dan Inklusi Asuransi, BNI Life Usulkan Pendidikan Asuransi Jiwa Sejak Dini

Oleh : Atti K.

Telegraf – Menurut data yang di peroleh BNI Life literasi keuangan di bidang asuransi di Indonesia menunjukan 30,46%, dengan tingkat inklusi keuangan mencapai 16,63%.

Data ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat tentang pentingnya asuransi meningkat, dan potensi peningkatan pembelian produk asuransi masih sangat besar.

Dalam rangka mendorong peningkatan literasi dan inklusi asuransi Indonesia, PT BNI Life berkomitmen untuk terus menginisiasi berbagai pengembangan produk digitaldengan penjualan produk asuransi melalui platform digital seperti microsite PlanBLife dan BNI Mobile Banking.

“Langkah ini bertujuan untuk mempermudah pemahaman dan pengalaman masyarakat terhadap manfaat produk asuransi serta dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” ungkap Direktur Bisnis BNI Life Neny Asriany, di Jakarta, Senin (28/8).

Selain itu juga Neny mengatakan capaian inklusi asuransi Indonesia masih dapat terus ditingkatkan dan perlu diikuti dengan berbagai program peningkatan literasi. Terlebih, saat ini asuransi jiwa masih ditempatkan sebagai kebutuhan tersier.

BNI Life mengusulkan program literasi keuangan, termasuk pendidikan asuransi jiwa, dimulai sejak usia dini. Pendidikan keuangan harusnya menjadi mata pelajaran wajib dalam kurikulum nasional, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga pendidikan tingkat lanjutan.

“Tentunya terobosan program-program inovatif sangat dibutuhkan bagi industri asuransi Indonesia. Kami akan terus membantu otoritas untuk dapat terus proaktif meningkatkan literasi dan inklusi asuransi Indonesia,” kata Neny.

Lainnya Dari Telegraf


 

Copyright © 2024 Telegraf. KBI Media. All Rights Reserved. Telegraf may receive compensation for some links to products and services on this website. Offers may be subject to change without notice. 

Telenetwork

Kawat Berita Indonesia

close