Dompet Dhuafa Targetkan 65 Milyar Untuk Program Humanesia Diakhir Tahun

Dompet Dhuafa Targetkan 65 Milyar Untuk Program Humanesia Diakhir Tahun

"Sekarang kita sedang membangun rumah permanen untuk masyarakat Palu dan Lombok yang terkena gempa yang terjadi tahun lalu, dengan jumlah 100 unit rumah, kalau Rp50 juta/unit sekitar Rp5 miliar, jadi masih ada peluang untuk masyarakat yang akan donasi mengejar target Rp65 milyar kita tawarkan untuk mau atau berbagi di akhir tahun 2019 di bulan deseber ini"

Dompet Dhuafa Targetkan 65 Milyar Untuk Program Humanesia Diakhir Tahun


Telegraf, Jakarta – Dompet Dhuafa (DD) lembaga nirlaba untuk kemanusiaan, diakhir tahun 2019 menargetkan Rp65 milyar dalam program humanesia.

Hal itu diungkapkan oleh Yuli Pujihardi Direktur Mobilisasi Zakat Infak Sedekah (ZIS) DD usai lakukan konfrensi pers terkait humanesia dengan tema #beraniberbagi, di Jakarta, Selasa (3/12).

“Sekarang kita sedang membangun rumah permanen untuk masyarakat Palu dan Lombok yang terkena gempa yang terjadi tahun lalu, dengan jumlah 100 unit rumah, kalau Rp50 juta/unit sekitar Rp5 miliar, jadi masih ada peluang untuk masyarakat yang akan donasi mengejar target Rp65 milyar kita tawarkan untuk mau atau berbagi di akhir tahun 2019 di bulan deseber ini,” tuturnya.

Yuli menjelaskan Indonesia berada di jalur gempa teraktif di dunia serta di kelilingi oleh Cincin Api Pasifik yang mengakibatkan kondisi geografis wilayah Indonesia menjadi wilayah yang rawan bencana seperti letusan gunung berapi, gempa dan tsunami.

Lajut Yuli berangkat dari kondisi tersebut dompet dhuafa bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk memudahkan masyarakat berdonasi dan membagi manfaat pada sesama, salah satunya adalah dari CIMB Niaga Syariah.

“Dompet Dhuafa (DD) sangat konsisten terhadap peristiwa kemanusiaan. Sebagai lembaga kemanusiaan dunia, DD mengelola dana Zakat, juga infak, dan wakaf untuk para penerima manfaat korban bencana dan kemanusiaan. melalui dana zakat DD membantu dengan memberikan logistik dan pelayanan kesehatan, bahkan hingga tahap akhir yakni recovery, dengan memberikan program-program pemberdayaan kepada penyintas untuk kembali mandiri dan berdikari,” kata Yuli.

Maryana Yunus Assistant Vice President Philantrophy & Islamic Community Specialist Syarah Banking CIMB Niaga Syariah mengatakan dalam rangka memberikan kemudahan kepada masyarakat khususnya custemer CIMB Niaga Syariah yang akan berdonasi CIMB Niaga Syariah menyedialakan layanan digiral yang terkoneksi dengan QR Code yang di keluarkan oleh Dompet dhuafa.

“Dari bangun tidur masyarakat bisa melakukan sedekah dengan hanya scan QR Code, CIMB Niaga Syariah juga menyediakan layanan program sedekah dari harian, bulanan mingguan dan tahunan, yang bisa langsung di debid melalui rekening tentunya,” ungkap Maryana.

Maryana menjelaskan jumlah dana yang di salurkan CIMB Niaga Syariah kepada DD sebesar Rp250 juta, dari Rp250 juta tersebut wakaf mendominasi yaitu sekitar 80 persen.

Maryana menutup, jika masyarakat di lingkungannya ada masjid ataukah mushola yang akan di renovasi boleh mengirimkan proposal ke CIMB Niaga Syariah “makanya kalau ada masjid di lingkungan rumah butuh perbaikan, bisa memasukan proposal ke kami, tetapi kita juga berat pertangungjawabannya, karena banyak penyalahgunaan, tapi nanti di survei dulu,” tutupya. (Red)


Photo Credit : Maryana Yunus Assistant Vice President Philantrophy & Islamic Community Specialist Syarah Banking CIMB Niaga Syariah dan Yuli Pujihardi Direktur Mobilisasi Zakat Infak Sedekah (ZIS) DD (ka-ki) saat melakukan konfrensi pers di Jakarta, Selasa (3/12). TELEGRAF/Kawat Berita Indonesia

Atti K.

close